AC Milan tampaknya harus menerima kenyataan bahwa mereka akan memulai musim dengan catatan yang terlalu baik. Pasalnya, AC Milan menelan tiga kekalahan dalam pertandingan pramusim yang mereka jalani. Kalah dari Tottenham Hotspur pada perebutan posisi ketiga Audi Cup di Allianz Arena, Rabu 6 Agustus 2015, menjadi kekalahan beruntun ketiga mereka pada pramusim ini.

Kekalahan demi kekalahan ini tentu menjadi catatan buruk bagi pelatih baru mereka, Sinisa Mihajlovic. Namun dalam sepak bola segala sesuatunya bisa terjadi bukan?

Pada pertandingan terakhir mereka berujung dengan kakalahan 0-2. Pertandingan baru berjalan delapan menit saat Nacer Chadli mencetak gol yang membuka keunggulan The Spurs. Nacer Chadli melepaskan tembakan keras dari jarak 27 meter. Meski Davide Calabria mencoba menghalau, kiper AC Milan, Christian Abbiati tak bisa mencegah bola tersebut melaju ke pojok atas gawangnya.

Tak mau tertinggal terlalu lama, AC Milan berusaha menyamakan kedudukan lewat Alessandro Matri, tujuh menit setelah gol pertama The Spurs. Akan tetapi tembakan tersebut melambung dari striker berkebangsaan Italia itu dan masih terjangkau oleh Luke McGee.

Memang tak mudah membobol gawang Luke McGee. Namun AC Milan tak menyerah begitu saja. Enam menit jelang waktu normal berakhir, Luke McGee kembali menggagalkan Suso. Skor 1-0 bertahan untuk Tottenham Hotspurs hingga paruh pertama berakhir.

sbobet casino online

 

AC Milan Alami Tiga Kali Kalah Beruntun

 

AC Milan tak menyerah begitu saja dan terus berjuang membalikkan keadaan. Alessandro Matri sempat melepaskan tandukan di depan gawang, akan tetapi sayang, arahnya tak tepat sasaran. Alhasil, bukannya menyamakan kedudukan, I Rossoneri malah kembali kecolongan.

Pada menit ke 71 Thomas Carroll menerima umpan terobosan dari Kevin Trippier dan menempatkan bola di luar jangkauan penjaga gawang Gianluigi Donnarumma.   Sayang, gol ini juga adalah gol terakhir dalam pertandingan tersebut.

Tottenham Hotspurs menutup pertandingan dengan skor 2-0, dan artinya mereka berhak naik podium untuk menerima mendali juara ketiga Audi Cup 2015.

Mungkin pramusim tak terlalu menjanjikan bagi pelatih Sinisa Mihajlovic yang baru saja mengambil posisi ini dari Filippo Inzaghi. Namun keadaan bisa saja berbalik. Dalam sepak bola segala kemungkinan bisa terjadi.