AC Milan mungkin sekarang sedang bersedih usai menelan kekahan dengan skor 4-2 dalam babak 16 besar Liga Champions melawan Barcelona. Hasil tersebut bisa dikatakan sebagai hasil yang menyakitkan mengingat mereka sempat unggul di leg pertama dengan skor 2-0. Jika saja tembakan M’Baye Niang tidak membentur tiang gawang, bisa saja hasil akhir dari laga big match akan berbeda. Namun anggapan yang beredar kini adalah AC Milan merasakan keberuntungan di San Siro, namun juga merasakan kebuntungan di Camp Nou.

Dalam laga maut, bandar bola online melihat AC Milan dapat mencetak nilai dalam ketertinggalan mereka dengan skor 1-0 dari Barcelona. saat itu terlihat Niang bisa menyamakan kedudukan karena berani masuk sendirian ke jantung ertahanan lawan dan berhadapan langsung dengan kiper el Barca, Victor Valdes. Namun sayang, sepakan terarah dari striker Prancis masih membentur tiang gawang. Padahal jika tembakan baik dapat dikonversikan menjadi gol, bukan tidak mungkin Rossoneri dapat mengikis jalan Barcelona dan membuat peruntungan lebih baik. Jika mereka bisa mencetak gol penyama, mental para pemain Azulgrana juga dimungkinkan tertekan dan asa Il Diavolo Rosso bisa jadi makin terbakar dan menambah agresivitas gol tandang mereka.

Pernyataan Allegri Mengenai Kesialan AC Milan

Tiang gawang kawalan Victor Valdez kemudian dianggap sebagai awal mula kesialan bagi para anak buah Massimiliano Allegri lantaran usai insiden itu Lionel Messi mencatatkan nama untuk kedua kalinya di papan skor diikuti dengan gol David Villa serta Jordi Alba yang tak ingin ketinggalan hingga skor agregat 4-2 meloloskan Barcelona ke babak perempat final Liga Champions. Mengenai kebuntungan AC Milan, sang pelatih, Massimiliano Allegri menyatakan bahwa faktor Dewi Fortuna memang berpengaruh dalam hasil akhir.

Namun terlepas dari hal itu, Allenatore AC Milan menyanjung permainan Barcelona yang lebih agresif di leg kedua dengan menggunaka tiga pemain andalannya, Lionel Messi, Andres Iniesta, serta Xavi Hernandez. Ia menyebutkan bahwa ketiga pemain itu adalah petaka bagi AC Milan lantaran bisa menjaga ketajaman dan ketenangan dalam menerapkan tempo permainan.

crownbola