Andrea Pirlo terlihat meneteskan air mata saat Juventus kalah dari Barcelona pada pertandingan final Liga Champions yang diadakan pada Minggu 7 Juni 2015 lalu di Olympiastadion, Berlin. Terkait hal ini, pelatih Barcelona mengucapkan rasa simpati dan belas kasihannya pada Andrea Pirlo dan juga rekan satu timnya, Gianluigi Buffon. Menurut Luis Enrique, baik Andrea Pirlo atau pun Gianluigi Buffon adalah dua orang pemin dengan mental juara.

Kekalahan ini memang menyisakan rasa kecewa yang sangat mendalam bagi kedua pemain ini. Apalagi Andrea Pirlo yang dikabarkan akan segera meninggalkan Juventus Stadium pada bursa musim panas tahun ini. Tentu ia ingin menutup karirnya dengan manis, dengan mengecap gelar Liga Champions. Namun tmapaknya hal ini tak bisa ia realisasikan. Dan kemungkinan juga mustahil untuk masa yang akan datang untuk ia dapatkan.

Sedangkan bagi Gianluigi Buffon, trofi Liga Champions adalah penantian panjangnya. Ia sebelumnya juga sempat mengantarkan Si Nyonya Tua ke partai puncak Liga Champions pada tahun 2003 silam. Akan tetapi kala itu mereka gagal. Bagi Gianluigi Buffon, trofi Liga Champions akan melengkapi curriculum vitaenya, karena ia sudah mengoleksi berbagai gelar, seperti Serie A, Coppa Italia dan bahkan Piala Dunia.

 

Andrea Pirlo dan Gianluigi Buffon Sosok Juara

 

sbobet casino online

Pelatih Barcelona ini menyatakan bahwa ia turut berempati pada Gianluigi Buffon dan Andrea Pirlo. Ia sadar bahwa kesempatan menjadi juara Liga Champions adalah kesempatan unik. Namun demikian dua pemain ini, menurutnya tetap adalah sosok juara.

Pertandingan puncak kompetisi tertinggi antar klub di Eropa ini berakhir dengan skor 3-1 untuk Barcelona. Namun Luis Enrique tetap mengapresiasi perjuangan La Vecchia Signora yang menurutnya berhasil membuat skuadnya kerepotan. Apalagi bandar bola mencatat Juventus sempat berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Alvaro Morata pada menit ke 55.

Sementara itu gol Barcelona dicetak oleh Ivan Rakitic pada menit ke 4, Luis Suarez pada menit ke 68, dan Neymar pada menit ke 90 +7. Namun Luis Enrique menyebut bahwa ia yakin bahwa Barcelona menjadi juara, karena mereka tampil dengan baik dan juga memanfaatkan peluang dengan bagus.