Andrea Pirlo belakangan memang santer diberitakan akan segera meninggalkan Juventus Stadium dan bergabung ke Major Leagus Soccer, kompetisi sepak bola Amerika Serikat. Hal ini juga berhubungan dengan air mata yang diperlihatkannya seusai La Vecchia Signora gagal memenangkan pertandingan final Liga Champions, melawan Barcelona pada 7 Juni 2015 di Olympiastadion, Berlin, Jerman.

Banyak orang berpendapat bahwa air mata Andrea Pirlo tersebut adalah air mata perpisahan dan kekecewaan, karena gagalnya ia membawa Juventus meraih gelar, yang juga mungkin akan jadi kesempatan terakhirnya untuk mengecap gelar Liga Champions. Namun Andera Pirlo menekankan bahwa air mata tersebut bukanlah air mata perpisahan.

Dalam pertandingan tersebut, Juventus kalah dengan skor 1-3. Begitu pertandingan usai, air mata Andrea Pirlo mengalir dengan sangat deras. Hal ini sampai membuat kiper Juventus, Gianluigi Buffon turut berkomentar secara khusus.

Andrea Pirlo yang adalah pengatur permainan Juventus ini menyatakan bahwa air matanya itu bukanlah tanda perpisahannya dengan publik Si Nyonya Tua. Menurutnya air mata tersebut adalah untuk kekalahan yang alami.

 

Andrea Pirlo Berubah Pikiran Setelah Gagal Dapatkan Liga Champions

sbobet casino online

 

Pemain yang tahun ini telah berusia 36 tahun ini menjelaskan bahwa bermain di final Liga Champions adalah suatu kesempatan yang langka dan sangat jarang bisa mereka dapatkan. Karena itu menurut bandar sbobet, baik dirinya dan para pemain lainnya merasakan kekecewaan yang sangat mendalam.

Kontrak Andrea Pirlo dengan Juventus sendiri baru akan berakhir pada bulan Juni 2016 mendatang. Akan tetapi ia memang santer dibicarakan akan mencoba tantangan baru dengan bergabung ke Major League Soccer dan pindah ke Amerika Serikat setelah ia berhasil mengantarkan Si Nyonya Tua menjadi juara Liga Champions.

Akan tetapi nyatanya Juventus gagal pada pertandingan final tersebut. Dan banyak yang berpikir bahwa kekalahan tersebut adalah salah satu alasan utama Andrea Pirlo mengubah pendiriannya. Di lain pihak, Giseppe Marotta, Direktur Umum Juventus juga telah menyatakan bahwa ia tak ingin kehilangan Andrea Pirlo yang adalah salah satu pilar utama Juventus.