Barack Obama tampaknya tak mau ketinggalan dengan perkembangan olahraga di negaranya. Buktinya baru- baru ini ia turut serta melontarkan pujian pada Alex Morgan dan kawan- kawan yang telah berhasil membawa tim sepak bola wanita Amerika Serikat menjuarai Piala Dunia Wanita 2015 di Kanada.

Kabarnya, Presiden Amerika Serikat ini juga berencana untuk mengundang Carli Lloyd dan rekan- rekannya ke Gedung Putih dalam waktu dekat ini untuk mengapresiasi kerja keras merka di Piala Dunia Wanita 2015.

Melalui akun twitter resminya, @POTUS, Barack Obama mengucapkan selamat pada Carli Lloyd dan kawan- kawan. Ia juga berkata bahwa Amerika Serikat bangga dengan mereka semua yang telah berhasil mengharumkan nama Amerika Serikat di sepak bola wanita dunia.

Melalui akun tersebut jugalah Barack Obama menyampaikan undangannya pada para pesepak bola wanita Amerika Serikat ini. Ia meminta mereka datang ke Gedung Putih dengan trofi Piala Dunia yang telah berhasil mereka menangkan tersebut.

 

Barack Obama Wajar Merasa Bangga

crownbola

 

Tim sepak bola wanita Amerika Serikat berhasil menjadi juara setelah mereka menangĀ  atas tim sepak bola wanita Jepang yang juga adalah juara bertahan untuk ajang ini. Pertandingan yang dilaksakan di BC Place Vancouver, Kanada pada hari Senin 6 Juli 2015 tersebut berakhir dengan skor 5-2 untuk Amerika Serikat.

Kemenangan tim sepak bola Amerika Serikat ini diwarnai oleh penciptaan rekor gol oleh Carli Lloyd. Sang kapten menjadi pencetak gol tercepat sekaligus hat trick pertama pada final Piala Dunia Wanita ini. Tak heran bila Barack Obama menyebut namanya dalam kicauannya tersebut.

Tentu Barack Obama bangga pada prestasi para pemain sepak bola wanita negara Paman Sam tersebut. Tak hanya berhasil mengalahkan tim sepak bola wanita Jepang yang merupakan juara bertahan, mereka juga berhasil membalaskan dendam kekalahan empat tahun lalu dalam ajang yang sama.

Sementara itu, tempat ketiga dan keempat dalam Piala Dunia Wanita 2015 ini ditempati oleh tim sepak bola wanita Inggris dan dan tim sepak bola wanita Jerman yang mempertebutkan posisi ini satu hari sebelum partai final.