Barcelona akhirnya menjadi juara Liga Champions setelah mengalahkan Juventus 3-1. Partai final yang dilangsungkan di stadion Olympiastadion, Berlin berjalan sengit. Juventus terlalu fokus mematikan pergerakan Lionel Messi, tapi tidak dengan Luiz Suarez dan Neymar. Barcelona melakuakn start impian, pertandingan baru memasuki menit ke 4, sebuah kerja sama Neymar dengan Iniesta di wilayah pertahanan Juventus sukses dituntaskan oleh Rakitic tanpa bisa dihadang oleh Gianluigi Buffon. Tertinggal 1-0 Juventus balik melancarkan serangan, dan coba membalas lewat tembakan jarak jauh Arturo Vidal yang diawali serangan balik cepat Morata. Namun, arah bola melenceng tinggi dari sasaran. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak ke dua, Barcelona tidak mengendurkan serangannya. Sebuah serangan cepat bahkan nyaris memberi Barcelona gol kedua, tapi tembakan Suarez lagi-lagi dimentahkan oleh Buffon. Spirit pantang menyerah Juventus yang dirasakan oleh Real Madrid di semifinal kali ini ganti dirasakan oleh Barcelona. Operan backhell Marchisio diteruskan crossing Lichtsteiner dan tembakan Tevez dari dalam area, tapi bisa diepis oleh Ter Stegen. Hanya saja, Morata yang tak terkawal sukses menceploskan bola muntah ke dalam gawang. Morata mencetak gol yang menyingkirkan Madrid di empat besar dan kini menyamakan kedudukan melawan Barcelona untuk mengembalikan semangat bertarung Nyonya Tua. Skor menjadi 1-1.

Setelah gol Morata, Barcelona semakin sering ditekan, melalui Tevez dan Pogba, gawang Barca kembali terancam, namun tapi justru Barcelona yang mendapatkan gol kedua. Lewat serangan balik, Messi menembak dan ditepis Buffon, tapi bola muntah disambar Suarez dengan cepat dan 2-1 untuk Barcelona.

ivan-rakitic
ivan rakitic merayakan gol yang dicetaknya ke gawang juventus

Xavi turun membela Barcelona tuk terakhir kali

Memasuki menit 78 Xavi masuk menggantikan Iniesta untuk menjalani laga terakhirnya sebagai kapten Barcelona sebelum hijrah ke Qatar. Sementara itu Max Allegri melakukan pergantian, ia menarik Vidal dan memasukkan Roberto Pereyra serta mengganti Morata dengan Fernando Llorente. Menit-menit akhir waktu normal, para pemain Juventus semakin gencar melakukan serangan, tendangan jarak jauh Marchisio lagi-lagi ditepis oleh Ter Stegen.

Injury time 5 menit diberikan oleh wasit Cuneyt Cakir, Rakitic keluar dan digantikan oleh Jeremy Mathieu. Barcelona ingin mempertahankan keunggulannya. Satu menit jelang bubaran, bandar bola melihat Pedro Rodriguez masuk menggantikan Suarez. Neymar lalu mencetak gol penutup tepat di penghujung laga. Barcelona Juara Liga Champions 2015 dan meraih Treble.

sbobet casino online

Statistik Juventus vs Barcelona
Ball possession: 38% – 62%
Shots: 14 – 17
Shots on target: 6 – 8
Offsides: 1 – 0
Corners: 8 – 6
Throw ins: 14 – 15
Pelanggaran: 24 – 12
Kartu kuning: 2 – 1
Kartu merah 0 – 0

Susunan pemain :

Juventus (4-3-1-2): Buffon; Lichtsteiner, Barzagli, Bonucci, Evra; Pirlo, Marchisio, Pogba (41); Vidal (kuning 11) (Pereyra 79); Tevez, Morata (Llorente 85).

Barcelona (4-3-3): Ter Stegen; Alves, Pique, Mascherano, Alba; Busquets, Rakitic (Mathieu 90), Iniesta (Xavi 78); Messi, Neymar, Suarez (kuning 70) (Pedro 90).