Benitez masih dicintai banyak penggemar Lverpool juga prestasinya luar biasa bersama Chelsea dipuji oleh sebagian dari klub Biru. Ditambahkan dengan keberhasilan luar biasa dengan Valencia. Rafael Benitez cocok dimunculkan sebagai pelatih Real Madrid.

Namun kenyataan sangat berbeda, hari minggu Benitez siap untuk pengenalan diri di Santiago Bernabue yang telah dua kali gagal Serie A. Benitez pernah mengkoleksi dua trofi bersama Inter 2010-11, namun itu semua merobek kehidupan Nerazzuri dimana berada pada sisi sebagai pemenang. Sekarang telah berakhir masa pemerintahanya dalam  Napoli selama dua tahun dengan pencapaian lima finish ketika Liga Champions.

Pertandingan terakhir Napoli dimana mereka telah lolos butuh kemenangan melawan Lazio untuk berada diposisi ketiga, namun Napoli disalip  oleh Lazio bersama Stefano Pioli dan Lazio menduduki juara ketiga. Napoli awalnya telah menoreh goal 2-0 untuk menambah tingkatan namun tidak sanggup menghalangi Lazio, selain itu juga mendapat tendangan penalti untuk pihak Lazio menit ke 77.

Gonzalo Higuain mendapatkan mimpi buruk dimana bandar bola melihat Higuain gagal dalam mencetak goal dari jarak penalti, namun ini bukanlah kesalahan Benitez, Semua ini bagai luka yang diberi garam, setelah kebobolan gawang oleh tendangan Ogenyi Onazi juga Miroslav Klose, mereka mendominasi sebagian besar pertandingan tersebut dengan permainan yang layak.

Kekalahan 4-2 tim benitez adalah hasil terburuk dalam tahun ini, tidak ada pihak yang bisa membuar dirinya merasa yakin akan struktur timnya sempurna. Maka dari itu disaat hasil tidak sesuai keinginannya Benitez terpaksa buru-buru mengubah ke rencana B namun pada hasilnya harus diakui bahwa dirinya beserta timnya tidak cukup kuat.

sbobet casino online

Ketika Pemain Lazio dikurangi Menjadi 10 Pemain Napoli tetap tidak terlihat bisa mengatasi lawannya, bahkan setiap saat Napoli diserang terus. Setelahnya Faouzi Ghoulam ikut memasuki ruang ganti sedikit terlihat perlawanan Napoli.

Lazio sendiri dinilai lebih layak untuk mendapat posisi Liga Champions daripada Napoli. Benitez hanya berkomentar pendek dan selesai dengan segalanya saat ia berjalan meninggalkan kursi pelatih, Benitez memang pernah menang Coppa Italia juga Supercoppa Italiana namun akhirnya gagal di Liga tersebut.