Brasil diatur oleh Confederacao Brasileira de Futebol (CBF) merupakan salah satu tim yang mempunyai sejarah paling sukses dalam kejuaraan sepak bola internasional. Hingga saat ini, timnas Brasil telah berhasil lima kali menjadi juara Piala Dunia FIFA.

Brasil sendiri mulai bergabung dengan FIFA sejak tahun 1923 dah bergabung dengan South American Football Confederation (CONMEBOL) sejak 1916. Brasil juga menjadi salah satu tim yang tidak pernah absen maupun harus melalui playoff di piala dunia. The Selecao juga menjadi tim tersukses juga dalam piala confederasi dengan 4 kemenangan pada tahun 1997, 2005, 2009 dan 2013.

 

Profil Tim Nasional Brasil

 

Bendera Timnas Brasil
Bendera Timnas Brasil
Julukan Canarinho (kenari kecil)A Selecao (Pilihan)Verde-Amarele (kuning dan hijau)Pentacampeoes (juara lima kali)
Asosiasi Confederacao Brasileira de Futebol (CBF)
Konfederasi CONMENBOL (Amerika Selatan)
Pelatih Carlos Dunga
Kapten Thiago Silva
Pemain paling sering tampil Cafu (142)
Pencetak goal terbanyak Pele
Stadium
Kode FIFA BRA
Ranking FIFA 5 ( 7 may 15)
Raking tertinggi FIFA 1 (151x)
Ranking terendah FIFA 22 (juni 2013)
Ranking ELO 3
Ranking tertinggi ELO 1 (7708 hari)
Ranking terendah ELO 18 (Nov 2001)
Pertandingan Internasional Pertama
20 Sept 1914 Argentina 3-0 Brasil (Buenos Aires, Argentina)
Kemenangan Terbesar
17 Okt 1975 Brasil 14-0 Nicaragua (Meksico)
Kekalahan Terbesar
18 Sept 1920 Uruguay 6-0 Brasil (Vina del Mar,Chili)
8 Juli 2014 Brasil 1-7 Germany (Belo Horizonte)
Piala Dunia
Tampil 20 (pertama kali 1930)
Hasil Terbaik Juara 5x 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002
Copa America
Tampil 33 (pertama 1916)
Hasil Terbaik Juara 8x 1919, 1922, 1949, 1989, 1997, 1999, 2004 dan 2007
CONCACAF Gold Cup
Tampil 3 (pertama 1996)
Hasil Terbaik Runners-up 1996 dan 2003
Confederations Cup
Tampil 7 (pertama 1997)
Hasil Terbaik Juara 1997, 2005, 2009 dan 2013
crownbola

 

Skuad Tim Nasional Brasil

No. Nama Posisi Tampil Gol Klub Asal
 1  Jefferson Kiper  16 0  Botafogo
 23  Marcelo Grohe Kiper 0 0 Gremio
 12  Neto Kiper  0 0 Fiorentina
2 Danilo Bek 13 0 Porto
3 Miranda  Bek  15 0 Atletico Madrid
 4 David Luiz  Bek  47 3 Paris Saint-Germain
 5  Marquinhos  Bek  4  0  Paris Saint-Germain
 6  Filipe Luis  Bek  12 0  Chelsea
 13  Fabinho  Bek  0  0  Monaco
14 Thiago Silva Bek 54 3 Paris Saint-Germain
15 Marcelo Bek 39 4 Real Madrid
8 Elias Gelandang 19 0 Corinthians
11 Douglas Costa Gelandang 4 0 Shakhtar Donetsk
16 Casemiro Gelandang 7 0 Porto
 17 Luiz Gustavo Gelandang 31 2 Wolfsburg
18 Roberto Firmino Gelandang 4 2 Hoffenheim
19 Willian Gelandang 20 4 Chelsea
20 Everton Ribeiro Gelandang 3 0 Al-Ahli
21 Coutinho Gelandang 6 0 Liverpool
22 Fernandinho Gelandang 14 2 Manchester City
Fred Gelandang 2 0 Shakhtar Donetsk
Felipe Anderson Gelandang 0 0 Lazio
7 Robinho Striker 96 27 Santos
9 Diego Tardelli Striker 9 2 Shandong Luneng
10 Neymar (c) Striker 62 43 Barcelona

 

 

Era Keemasan Brasil Bersama Pele (1958-70)

 

Tim Nasional Brasil 1959
Tim Nasional Brasil 1959

Brasil pada tahun 1958 mengikuti piala dunia dimana hasil undian grup mereka harus berhadapan dengan Inggris, USSR dan Austria. Mereka berhasil mengalahkan Austria dengan skor 3-0, kemudian bermain imbang 0-0 saat menghadapi Inggris. Saat menghadapi USSR, pelatih Vicente Feola memutuskan untuk menurunkan Zito, Garrincha dan Pele sejak awal.

Keputusan pelatih saat itu sangat tepat karena mereka berhasil menekan sejak awal dan mencetak gol pada menit ketiga yang sekarang dikenal dengan tiga menit terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Mereka menang 2-0 atas Austria.

Setau bandar bola terpercaya bahwa Pele mencetak gol tunggal pada babak perempat final saat melawan Wales dan mereka kembali mengalahkan Perancis di semifinal dengan skor 5-2. Brasil berhasil mengalahkan Swedia di partai final dengan skor 5-2 dan memenangkan gelar juara piala dunia 1958 yang mana menjadi gelar pertama kalinya bagi mereka.

Piala Dunia 1962 Brasil kembali memenangkan gelar kedua dimana Garrincha menjadi pemain yang paling gemilang dikarenakan Pele mengalami cedera saat bertanding melawan Cekoslowakia dan tidak dapat bertanding selama sisa kompetisi tersebut.

Piala Dunia 1966 menjadi piala dunia dengan penampilan terburuk mereka dimana permainan kasar dimainkan saat bertemu Portugal. Beberapa kali sliding keras dilakukan sehingga Pele harus meninggalkan lapangan dan Brasil pada akhirnya harus kalah di penyisihan pertama dimana ini merupakan rekor terburuk sejak tahun 1934. Brasil juga menjadi negara pertama yang tereliminasi di babak pertama setelah sebelumnya meraih juara dunia. Pele pun mengatakan bahwa dia pensiun mengikuti piala dunia meskipun pada akhirnya tahun 1970 Pele kembali bermain membela negaranya.

Piala Dunia 1970 kembali meraih juara dan ditetapkan sebagai asosiasi sepak bola terbaik yang pernah ada. Pele bersama kapten Carlos Alberto Torres, Jairzinho, Tostao, Gerson dan Rivellino, mereka memenangkan seluruh pertandingan dengan Ceko, Inggris dan Rumania saat penyisihan grup. Brasil juga menang dari Peru, Uruguay dan Italy di babak 16 besar. Kemenangan ini membuat Brasil berhak menyimpan thropy piala dunia yang diperoleh selamanya di negara mereka. Setelah masa keemasan Pele, Brasil baru bisa kembali meraih juara dunia setelah 24 tahun kemudian.