Carlo Ancelotti telah mengkonfirmasi bahwa ia akan mengambil libur selama satu tahun  bila dipecat oleh Real Madrid sebagai pelatih. Pasalnya, pelatih asal Italia ini ingin fokus dulu pada masalah kesehatannya.

Carlo Ancelotti kemungkinan besar memang akan didepak oleh Real Madrid, menyusul kegagalannya dalam mempersembahkan trofi pada musim ini. Performa Real Madrid sangat baik pada paruh pertama musim menurun drastis memasuki tahun 2015, dan mereka pun akhirnya harus tergusur dari puncak klasemen Primera Division. Selain itu langkah mereka di Liga Champions pun dihentikan oleh Juventus di partai semifinal.

Sebelumnya terdengar kabar bahwa pihak AC Milan tengah mencoba mengambil kesempatan untuk menggaetnya sebagai pelatih baru mereka. Akan tetapi nyatanya saat CEO AC Milan, Adriano Galliani pergi ke Madrid untuk bertemu dengan sang pelatih, mantan manajer Chelsea ini menyatakan bahwa ia tak bisa langsung menerima tawaran tersebut. Carlo Ancelotti menyatakan bahwa ia ingin mengecek kondisi kesehatannya lebih dulu.

 

Carlo Ancelotti Akan Jalani Operasi Cervical Stenosis

 

crownbola

Pelatih berusia 55 tahun ini berkata bahwa ia akan berhenti dari profesi pelatih selama satu tahun, karena ia memiliki alasan serius untuk berhenti. Carlo Ancelotti menjelaskan bahw aia akan menjalani operasi cervical stenosis atau penyempitan abnormal di tulang belakang. Penyakitnya ini telah memberikan efek pada tangannya, dan bila ia menunggu lebih lama lagi, maka bisa jadi penyakit ini akan mempengaruhi kakinya. Dan karena itu ia telah membuat janji untuk menjalani operasi.

Ia juga menjelaskan bahwa ia tak tahu berapa lama yang ia butuhkan untuk berhenti secara fisik setelah operasi dan proses rehabilitasi. Carlo Ancelotti akan menjalani operasi di Vancouver, Kanada. Dan selanjutnya ia akan beristirahat di sana bersama istrinya. Ia juga akan menunggu kelahiran cucunya bulan depan.

Mengenai AC Milan, Carlo Ancelotti berkata bahwa masih ada kemungkinan bahwa hal tersebut terjadi suatu saat nanti. Ia berkata bahwa bila memang ia harus kembali ke Italia, maka AC Milan adalah satu-satunya klub dimana akan menjadi pilihannya.