Cristiano Ronaldo saat ini tengah menuai hujan kritik dari berbagai kelangan karena ia dianggap gagal membawa Real Madrid meraih gelar pada musim ini. Namun terkait hal ini, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, justru membela pemainnya tersebut. Menurut pendapatnya, Cristiano Ronaldo sudah memberikan yang terbaik, walau nyatanya Real Madrid nihil trofi.

Beberapa waktu lalu, Cristiano Ronaldo berhasil menyabet penghargaan FIFA Ballon d’Or untuk ketiga kalinya. Ia mendapatkan penghargaan tersebut karena dinilai tampil sangat sensasional sepanjang tahun 2014.

Namun, memasuki tahun 2015, Cristiano Ronaldo dinilai mengalami penurunan performa. Hal ini seirama dengan performa tim secara keseluruhan. Dan fakta ini membuat mereka akhirnya tergesar oleh Barcelona di Primera Division dan juga tersingkir dari ajang Copa del Rey dan Liga Champions.

 

Cristiano Ronaldo Lakukan Permainan Terbaik Untuk Tim

 

crownbola

Cristiano Ronaldo pun menjadi kambing hitam. Penyerang berusia 30 tahun ini dinilai ikut bertanggung jawab dengan kegagalan Real Madrid,hingga akhirnya membuat Carlo Ancelotti harus membelanya.

Dalam sebuah jumpa pers pra pertandingan, Carlo Ancelotti berkata bahwa Cristiano Ronaldo sudah sampai di titik di mana orang tak bisa lagi menghitung berapa jumlah gol telah ia cetak. Ia juga menyatakan bahwa pemainnya itu telah melakukan yang terbaik bagi tim untuk memenangi gelar. Menurutnya, Cristiano Ronaldo tidak bisa diminta lebih dari apa yang sudah ia lakukan pada tahun ini.

Dalam sesi jumpa pers tersebut, Carlo Ancelotti juga sempat menyinggung mengenai masa depannya di Real Madrid saat kabarnya beredar tengah berada di ujung tanduk. Saat ini beredar rumor bahwa Rafael Benitez akan mengambil tempatnya di Santiago Bernabeu. Hal ini juga masih berkaitan dengan hasil buruk yang diperoleh oleh Real Madrid pada penghujung musim ini. Padahal pada awal musim Real Madrid tampil sangat spektakuler dengan 22 kemenangan beruntun.

Namun sejak memasuki awal tahun, penampilan Real Madrid menurut drastis. Mereka bahkan tak bisa mempertahankan gelar yang mereka dapatkan musim lalu. Carlo Ancelotti juga menjadi korban dari penurunan performa El Real, karena posisinya sebagai pelatih juga tengah terancam.