BANDAR BOLA

Dani Pedrosa, pebalap Repsol Honda mengaku dirinya terkujut dengan kecepatan motornya saat turun pada GP Jerman yang diadkaan Si Sachsenring pada hari Minggu 12 Juli 2015 lalu. Dalam balapan tersebut, Dani Pedrosa akhirnya finis di posisi kedua, berada di belakang rekan satu timnya, Marc Marquez.

Dalam sebuah wawancara, Dani Pedrosa berkata bahwa hasil finis ini adalah hal yang bagus untuknya karena memang ini adalah pertama kali baginya di musim ini untuk bisa finis di dekat pebalap yang juara. Dani Pedrosa pun mengaku senang karena hal tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa secara keseluruhan, baginya pekan ini adalah pekan yang bagus, dari sesi latihan bebas, akhirnya ia bisa mendapatkan statistik yang bagus.

Dani Pedrosa tampak bersaing cukup ketat dengan Valentino Rossi dalam perebutan tempat kedua. Akan tetapi ia akhirnya berhasil melewati Valentino Rossi di tikungan ke 12 pada lap ke 17 dari total 30 putaran balapan.

Pebalap berusia 29 tahun ini sempat mencoba menjauh dari Valentino Rossi akan tetapi tampaknya memang tak mudah. Namun akhrinya Dani Pedrosa berhasil mempertahankan posisinya dan ia finis di tempat kedua dengan mulus.

 

Dani Pedrosa Tak Bisa Memaksakan

 

Ia juga menjelakan bahwa pada awalnya ia tak bisa terlalu memaksa, dan kala itu ia berada di urutan keempat grup depan, sementara Marc Marquez mulai menjauh. Menurut Dani Pedrosa saat ia tak bisa memaksa motornya untuk mengejar Marc Marquez lebih jauh lagi.

Dan akhrinya Dani Pedrosa memutuskan untuk mencoba bersaing dengan bepalap Yamaha dan berusaha untuk finis di tempat kedua. Ia pun merasa terkejut karena ia tiba- tiba merasa lebih kuat dan bisa menyelesaikan balapan dengan sangat baik.

Memang dari sembilan seri yang sudah berlangsung sejauh ini, Dani Pedrosa baru dua kali saja naik podium. Yang pertama adalah di Catalunya dan yang kedua di Jerman. Ia juga sempat absen pada tiga balapan lainnya karena masih berada dalam masa pemulihan setelah sebelumnya menjalani operasi pada tangan kanannya.