Gervinho dikabarkan batal ke klub Uni Emirates Arab lantaran dirinya terlalu rakus dan meminta pelayanan yang tak masuk akal. Namun penyerang asal Pantai Gading ini membantah kabar yang beredar sejak beberapa hari lalu tersebut. Bahkan Gervinho mengatakan bahw apernyataan yang dikeluarkan Al Jazira tersebut hanyalah kebohongan semata.

Dalam beberapa minggu terakhir, AS Roma sebagai klub pemilik Gervinho memang telah memutuskan untuk melepas pemainnya ini ke Al Jazira, klub Uni Emirates Arab. Kabarnya, Gervinho hanya tinggal menandatangani kontrak bersama klub tersebut untuk merampungkan proses transfernya.

Akan tetapi tiba- tiba Gervinho diberitakan menolak menandatangani kontrak yang telah mereka sepakati tersebut. Al Jazira lantas menyebut Gervinho sebagai seorang pemain sepak bola yang rakus pada awak media. Mereka menjelaskan bahwa Gervinho meminta sebuah helikopter pribadi untuk dirinya. Selain itu ia bahkan menginginkan sebuah pantai pribadi.

Tak hanya itu, La Gazzeta Dello Sport menulis bahwa Gervinho  juga menginginkan akomodasi untuk seluruh keluarga besarnya dan tiket reguler untuk kembali ke Pantai Gading. Semua itu dibeberkan oleh pihak Al Jazira saat mereka menjelaskan alasan batalnya proses transfer Gervinho ke klub tersebut.

 

Gervinho Sebut Pernyataan Al Jazira Bohong

crownbola

 

Mendengar pernyataan tersebut, Gervinho langsung membantahnya dan membuat pernyataan pada France Football. Ia berkata bahwa ia sama sekali tidak tau menau mengenai semua permintaan yang disebutkan oleh Al Jazira tersebut.

Gervinho menekankan bahwa ia sama sekali tidak meminta apa pun. Ia menjelaskan bahwa saat pengajuan kontrak, ia memang tidak tertarik pada hal- hal tersebut. Dengan kata lain, Gervinho membantah semua berita tersebut dan menyebutnya adalah suatu kebohongan.

Melepas Gervinho adalah keputusan yang dibuat oleh AS Roma dalam upaya memenuhi Finansial Fair Play. Dan Al Jazira adalah salah satu klub yang menyatakan ketertarikannya pada mantan pemain Arsenal berusia 28 tahun ini.

Sebelumnya memang sudah disebutkan bahwa pihak AS Roma dan Al Jazira sudah hampir mencapai kata sepakat. Akan tetapi tiba- tiba terjadi pembatalan oleh Pihak Al Jazira yang memilih mundur. AS Roma saat ini tentu harus kembali mencari klub yang mau menampung pemain mereka tersebut.