Gianluigi Buffon sudah hampir memasuki masa pensiunnya. Dan karena itu, Massimiliano Allegri, pelatih Juventus yakin bahwa sudah saatnya pemainnya tersebut mendapatkan penghargaan Ballon d’Or, sebelum ia pensiun nanti atas prestasi dan kerja kerasnya selama berkarir di dunia sepak bola.

Massimilano Allegri berkata bahwa kiper berusia 37 tahun tersebut adalah seorang penjaga gawang yang andal dan lebih dari sekedar seorang pemain profesional saja. Ia menyebut Gianluigi Buffon sebagai seorang pria yang bernilai.

Sang pelatih berkata bahwa dengan karir yang telah dimiliki oleh Gianluigi Buffon saat ini, ia sangat pantas mendapatkan penghargaan FIFA Ballon d’Or tersebut, terlepas lolos atau tidaknya Juventus ke final Liga Champions. Ia juga berkata bahwa sangat sulit menemukan seorang penjaga gawang yang selalu terlihat seperti baru lahir dari tahun ke tahunnya.

Gianluigi Buffon diboyong Juventus dari Parma pada tahun 2001 lalu dengan nilai transfer sebesar 40,2 juta euro atau sekitar 582 miliar rupiah. Dan biaya transfer tersebut menjadikan Gianluigi Buffon sebagai penjaga gawang termahal di dunia, hingga saat ini. Ia pun masih merupakan salah satu kiper terbaik di dunia saat ini.

 

Gianluigi Buffon Sudah 14 Tahun Bersama Juventus

crownbola

 

Sejauh ini, bersama La Vecchia Signora, Gianluigi Buffon telah mencatatkan 421 kali penampilan. Ia berhasil mempersembahkan Scudetto, satu gelar Serie B, satu Coppa Italia, dan empat Supercoppa Italiana.

Gianluigi Buffon dan rekan-rekannya di Juventus masih memiliki peluang untuk menambah trofi pada musim ini, bila mereka bisa mengalahkan Barcelona pada pertandingan final Liga Champions yang akan diadakan di Olympiastadion, Berlin pada 6 Juni 2015 mendatang.

Mengenai FIFA Ballon D’ Or, tahun lalu Gianluigi Buffon tak masuk dalam nominasi. Peraih FIFA Ballon d’OR 2014 adalah Cristiano Ronaldo. Di tempat kedua ada Lionel Messi dan disusul oleh Manuel Neuer pada tempat ketiga.

Selama beberapa tahun terakhir, penghargaan FIFA Ballon d’Or memang bergiliran didapatkan oleh Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Mereka tak memberikan kesempatan untuk para pemain lain untuk mendapatkan gelar individu paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut.