Hamilton, yang mengendarai Mercedes mengaku kecewa dengan apa yang terjadi di GP Monaco. Petinggi Mercedes Niki Lauda juga meminta maaf ke Lewis Hamilton dan kru Mercedes, ia merasa Hamilton kehilangan kesempatan memenangin GP Monaco karena respon Mercedes yang terlambat.

Hamilton yang start dari posisi pertama dan mampu mempertahankan posisinya sampai lap 64,Namun dari kru Mercedes mereka meminta Hamilton masuk ke pitstop. Keputusan berikut adalah keliru yang akhirnya harus sudahi balapan diposisi uutan ke tiga. Kemenangan pertama direbut oleh rekan setimnya sendiri Nico Rosberg yang mencatat hat-trick kemenangan di GP Monaco.

Mika Hakkinen menyemangati Hamilton bahwa kekalahannya kali ini akan membuat berikutnya lebih pasti menuju kemenangan. Hakkinen juara dunia bersama Mc Laren pada tahun 1998 dan 1999 ia mengerti benar pahitnya kegagalan d GP italia, ia terisak nangis ditepi lintasan setelah ia melakukan kesalahan mendasar dan mobilnya melintir keluar lintasan pada saat ia sedang memimpin.

Hamilton sendiri mengalami kekalahannya karena memasuki pitstop, Hamilton memang mengatakan ia tidak senang dengan bannya, dan kru terlalu berebihan dalam menanggapinya lalu meminta Hamilton untuk masuk pit.

Itu sama sekali tidak perlu dilakukan karena Monako adalah tempat yang dimana para pembalap akan kesulitan untuk menyelip.

crownbola

Lauda secara langsung meminta maaf kepada Hamilton dan kru yang berada di pitstop. karena pada akhirnya kami hanya merusak kemenangan yang seharusnya milik Hamilton.

Segala sesuatu bisa terjadi dalam dunia balapan ataupun kehiduan, hal itu bisa membuat anda menjadi semakin kuat karena anda belajar dari hal-hal tersebut. Hanya saja lebih sulit bila anda duduk di dalam mobil balap, dengan jutaan orang menatap anda, jutaan orang akan bertanya-tanya kenap dan menjadi seorang pembalap tugasnya adalah menjawab pertanyaan tersebut.

Tapi Hamilton harus terus maju. Anda mesti kembali membangun kepercayaan didalam diri dan menjadi penantang dibalapan berikutnya. Masih ada perjalanan panjang musim ini. Dan Monaco merupakan sebuah contoh bahwa apapun bisa terjadi.

Balapan berikutnya akan dilangsungkan di GP Kanada pada tanggal 7 Juni mendatang, Hamilton sendiri memuncaki posisi diklasemen sementara dengan keunggulan 10 poin dari Rosberg.