Harry Kane akan menjadi pemain termahal karena Manchester United siapkan dana besar untuk bursa transfer musim 2015-2016, terutama keinginannya merekrut Harry Kane dari Tottenham Hotspur, karena seorang Harry Kane telah membuat 30 gol tahun ini, selain nama Harry Kane ada nama lain yang disebutkan dalam bursa transfer tahun ini, Javier Hernandez, Adnan Janujaz, serta Nani dikabarkan akan dipanggil kembali oleh tim setan merah.

Dana dipersiapkan merekrut Harry kane sebesar 50 juta Poundsterling, ini merupakan sebuah sejarah dalam dunia sepak bola, apabila bursa transfer terwujud, nama Harry Kane adalah seorang pemain sepak bola asal Britania Raya paling termahal dalam bursa transfer.

 

Harry Kane Setia di Tottenham Hotspur

 

Harry Kane telah menegaskan akan lebih lama di Tottenham Hotspur, karena Harry Kane akan membawa spurs memperoleh trofi di musim depan, dan perpanjang kontraknya hingga 2020 telah di tandatangani, akankah harapan Manchester United berhasil merekrut kembali Harry Kane telah gagal ?

sbobet casino online

Tottenham Hotspur adalah rumah saya, dimana saya akan bertahan dengan waktu lama disini, karena saya merasa betah dan cocok dalam tim Spurs, dan berharap dimasa depan bisa memberikan trofi untuk klub, dan ingin terus berkembang dan menjadi seorang pemain sepak bola yang lebih baik, itulah impian sejak kecil, demikian hasil liputan agen prediksi bola.

Tahun 2014-2015 merupakan tahun terberat dan kami sudah berusaha lebih baik dari sebelumnya, tahun 2014-2015 telah membuat saya tidak percaya akan gol – gol yang terjadi dalam masa pertandingan sepak bola, namun itu semua nyata dan saya membuat 30 gol dari 50 pertandingan, lebih dari perkirakan dalam membuat gol untuk satu musim. Musim depan saya akan meningkatkan performance saya dari musim ini.

Louis Van Gaal  di percayakan untuk melatih tim Manchester United musim ini, akan selalu berharap agak Harry Kane bisa segera bergabung dengan Tim Setan Merah untuk pertandingan sepak bola tahun depan, sehingga bisa membuat Tim Setan Merah berjaya kembali seperti pada masa penanganan Sir Alex Ferguson, sebab saat itu Manchester United telah menjadi sebuah klub sepak bola yang disegani dengan klub sepak bola lainnya.