Ibrahimovic saat ini tengah menjadi perbincangan perkara masa depannya di Paris Saint Germain. Beberapa waktu yang lalu memang ada kabar yang menyebutkan bahwa Zlatan Ibrahimovic akan segera meninggalkan Paris Saint Germain dan kembali mengenakan seragam AC Milan. Walau agennya telah membantah kabar ini, namun isu ini tetap saja dibahas.

Apalagi beberapa waktu yang lalu sempat dtersiar kabar bahwa striker internasional Swedia ini tengah melakukan negosiasi untuk mengakhiri kontraknya bersama Paris Saint Germain. Kabarnya Zlatan Ibrahimovic tengah berada di Doha untuk bertemu dengan Nassen Al Khelaifi, Presiden Paris Saint Germain.

Marsal Qatar memuat dalam tweet yang disertai sebuah foto yang memuat pertemuan Zlatan Ibrahimovic dengan Presiden Paris Saint Germain tersebut. Pertemuan tersebut, menurut mereka bertujuan untuk mengakhiri kontraknya dengan klub Perancis tersebut. Di tempat berbeda, Calciomercato juga telah melaporkan bahwa twitter klub Paris Saint Germain telah di unfollow oleh mantan penyerang Junventus tersebut beberapa waktu yang lalu.

 

Ibrahimovic Tak Berburu Liga Champions

 

sbobet casino online

Padahal beberapa waktu sebelumnya Paris Saint Germain kabarnya tengah berusaha untuk mempertahankan Zlatan Ibrahimovic dengan menawarkan kontrak baru pada pemain berusia 33 tahun tersebut. Kabarnya Paris Saint Germain bahkan menawarkan gaji 12 juta euro per tahunnya. Dan ini mereka lakukan agar Zlatan Ibrahimovic tak pindah ke San Siro.

AC Milan sendiri dikabarkan hanya sanggup menggaji Zlatan Ibrahimovic sebesar 6 juta euro saja per tahun. Walau begitu, Le Parisien menulis bahwa gaji yang relatif rendah tersebut tak akan mengaburkan niat Zlatan Ibrahimovic untuk kembali ke San Siro karena ia mengaku memiliki ikatan emosional dengan klub tersebut dan kota Milan.

Zlatan Ibrahimovic sendiri mengaku ia bersikap santai perkara masa depannya. Ia bahkan juga membantah bahwa ambisinya saat ini adalah memburu trofi Liga Champions. Ia menjelaskan bahwa saat ini ia telah menjadi seorang ayah, dan hal ini membuatnya memiliki cara pandang berbeda dalam memilih klub. Sekarang ia tak hanya memikirkan aspek sepak bola saja, namun juga keluarga dan kota tempat yang akan mereka tinggali.