Isnan Ali, kapten tim Martapura FC mengisi waktu Ramadhan tahun ini dengan mengikuti turnamen sepak bola antar kampung atau tarkam. Memang saat ini tak ada kompetisi di Indonesia karena dibekukannya PSSI. Karena itu para pemain top di liga sepak bola Tanah Air banyak yang mengisi waktu mereka dengan ikut turnamen antar kampung atau tarkam ini. Isnan Ali sendiri ikut dalam Liga Ramadhan 2015 di Makassar yang diadakan di Sulawesi Selatan.

Saat ini pesepak bola berusia 35 tahun  yang berpengalaman untuk memperkuat tim nasional Indonesia ini membela kesebelasan OTP 37. Tim tersebut dikelola oleh Febrianto Wijaya, seorang pemain bola dan kawan akrab Isnan Ali sendiri. Menariknya, Isnan Ali juga menjadi pelatih dalam klub tersebut.

Saat diwawancarai oleh media via telepon, Isnan Ali memang mengakui bahwa selain menjadi pemain ia juga menyusun formasi dan mengatur strategi. Menurutnya ini bukan perkara mudah. Karena tim yang ditangani oleh Isnan Ali ini diperkuat oleh sejumlah pemain hebat. Di antaranya ada Paulo Sitanggang, gelandang Barito Putera, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh dan Zulham Zamrun, striker PSM Makassar, dan Faturrahman bek Barito Putera.

 

Isnan Ali Tak Kesulitan Jadi Pemain dan Pelatih

 

crownbola

Terbukti pada pertandingan terakhir di putaran penyisihan Jumat 26 Juni 2015 yang diadakan di Lapangan Hasanuddin Makassar OTP 37 kalah dengan skor 0-2 dari tim Bank Sulselbar Syariah. Walau demikian, Isnan Ali dan kawan- kawan tetap maju ke babak enam belas besar.

Isnan Ali mengaku bahwa ia ikut dalam event tersebut guna jalinan silaturahmi dan juga untuk menjaga kondisi fisiknya selama tak ada turnamen resmi. Ia berharap saat nanti kembali bergabung bersama Martapura FC usai lebaran, tubuhnya tetap bugar.

Ia juga berakta bahwa walau menjadi seorang pelatih dan pemain adalah hal baru baginya, ia merasa tak terlalu sulit. Lantaran selama ini ia telah banyak mendapatkan ilmu dari sejumlah pelatih baik di klub atau pun tim nasional Indonesia. Ia berkata bahwa untuk menjalani peran barunya ini ia mencoba mengaplikasikan ilmu yang ia dapatkan dari banyak pelatih.