Javier Mascherano, gelandang tim nasional Argentina membantah kabar yang menyebutkan bahwa ia terlibat friksi dengan salah satu rekan setimnya, Ever Banega. Memang sebuah media menyebutkan bahwa seusai final Copa America 2015 Cile pada Sabut 4 Juli 2015 lalu, Javier Mascherano terlibat cekcok dengan rekannya itu.

Sebagai pengingat, Ever Banega adalah salah satu eksekutor yang gagal menunaikan eksekusi penalti saat tim nasional Argentina kalah dari tim nasional Cile pada partai final Copa America 2015. Setelah kedua tim bermain tanpa gol pada waktu normal dan babak perpanjangan waktu, akhirnya pertandingan diakhiri bandar bola dengan drama adu penalti.

Partai final Copa America berakhir dengan kemenangan tim nasional Cile, 4-1.

Kegagalan Ever Banega ini kabarnya membuat ia kemudian menjadi sasaran kemarahan Javier Mascherano. Akan tetapi Javier Mascherano membantah kabar tersebut. Pemain Barcelona berusia 31 tahun ini berkata bahwa berita mengenai friksi antara dirinya dan Ever Banega tersebut adalah cerita bohong.

Menanggapi berita ini, Javier Mascherano berkata bahwa berita tersebut sama sekali tidak masuk akal. Dan ia tidak habis pikir kenapa ada berita semacam itu, sementara Tim Tango tengah berduka karena lagi- lagi gagal meraih gelar dan gagal di partai final.

Javier Mascherano Masih Harus Menunggu

sbobet casino online

Javier Mascherano berkata bahwa tak mungkin dirinya menyalahkan seornag pemain yang telah berani mengambil tendangan penalti di hadapan 70 ribu orang penonton. Menurutnya hal itu tak akan pernah ia lakukan.

Kegagalan tim nasional Argentina pada Copa America 2015 ini juga adalah kegagalan ketiga Javier Mascherano di Copa America. Sebelumnya ia juga gagal mengantarkan Tim Tango menjadi yang terbaik pada Copa America 2003 dan 2007.

Javier Mascherano bisa dikatakan adalah pemain tim nasional Argentina yang paling lama menunggu gelar juara bersama timnas ini. Ia mulai membela tim nasional Argentina sejak tahun 2003 silam. Dan sejak saat itu ia belum pernah merasakan gelar bergengsi bersama Tim Tango. Bahkan di Piala Dunia 2014 di Brazil.

Mereka berhasil sampai ke partai final, akan tetapi harus takluk oleh tim nasional Jerman.