Liverpool dengan sangat menyedihkan menelan kekalahan 1 – 6 dari Stoke City saat pertandingan terakhir Premier League 2014 – 2015 yang diadakan di Stadion Britannia Minggu 24 Mei 2015 lalu. Brendan Rodgers, manajer Liverpool berpendapat bahwa timnya bermain dengan sangat buruk di pertandingan tersebut.

Kemenangan Stoke City ditentukan oleh gol torehan Biram Diouf pada menit ke 22 dan 26, Jonathan Walters menit ke-30, Charlie Adam menit ke-41, Steven N’Zonzi menit ke-45, dan terakhir Peter Crouch menit ke-86. Sementara itu, gol semata wayang Liverpool dicetak oleh Steven Gerrard menit ke 70.

Meskipun kalah dengan cukup memalukan, The Reds tetap bisa mempertahankan posisi mereka yang berada di peringkat keenam klasemen akhir Premier League yang juga adalah posisi terakhir zona Eropa, yang artinya mereka tetap bisa bermain di Liga Champions musim depan.  Pasalnya, di saat bersamaan, Southampton juga menelan kekalahan 0-2 dari Manchester City.

 

Liverpool Tetap Di Peringkat Keenam Premier League

 

crownbola

Hingga pertandingan terakhir Premier League, Liverpool berhasil mengemas 62 poin dari total 38 pertandingan. Sementara itu, Southampton yang berada di peringkat ke 7 mengumpulkan total poin 60. Bila saja Southampton berhasil menang dalam pertandingan terakhir mereka, tentu The Reds langsung tersingkir dari zona Eropa.

Mengenai kekalahan mereka ini, manajer Liverpool, Brendan Rodgers berkata bahwa skuadnya membuat terlalu banyak kesalahan di pertahanan dan individu. Ia berkata bahwa timnya terlalu mudah dikalahkan dan tak mampu bersaing. Lebih lanjut ia menyebut bahwa Liverpool tampil sangat buruk di babak pertama pertandingan tersebut, yang berujung kekalahan saat bertanding dengan lawan mereka.

Ia juga menambahkan bahwa setiap musim panas, ia dan tim selalu mendapatkan pekerjaan besar, dan hasil yang mereka dapatkan dari laga tersebut, jelas meratifikasi hal tersebut. Brendan Rodgers berkata bahwa ia mengerti sepenuhnya pekerjaan yang siap mereka hadapi, dan karena itu mereka pasti terus mencoba untuk lebih baik lagi musim yang akan datang.

Di awal musim, Liverpool memang terjebak dalam posisi yang tidak terlalu bagus. Banyak pihak yang sanksi dengan performa mereka.