Manuel Pellegrini, manajer Manchester City berpendapat bahwa timya terlalu banyak membuang poin pada Premier League 2014 – 2015 ini. Dan terkait hal ini, ia pun berjanji untuk meningkatkan performa The Citizens pada musim mendatang.

Manchester City berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Southampton saat menjamu tamunya di pertandingan terakhir Premier League 2014 – 2015 yang diadakan di Stadion Etihad Minggu 24 Mei 2015 lalu. Kemenangan Manchester City ini ditentukan oleh gol torehan Frank Lampard menit ke-31 dan Sergio Aguero di menit ke 88.

Perolehan tiga poin tersebut berhasil menambah koleksi poin Manchester City menjadi 79 poin. Dan dengan begitu mereka berhasil menduduki peringkat kedua klasemen akhir Premier League. Dalam Premier League musim ini, Sergio Aguero dan kawan-kawan tercatat mengecap 24 kali kemenangan, 7 kali hasil imbang dan juta tujuh kali kekalahan.

 

Manuel Pellegrini Sebut City Kehilangan Banyak Poin Karena Tim Peringkat Bawah

 

crownbola

Dalam suatu kesempatan wawancara, Manuel Pellegrini berkata bahwa ia sama sekali tidak senang dengan cara Manchester City bekerja sepanjang tahun ini. Menurutnya, mereka kehilangan terlalu banyak poin saat melawan tim- tim yang berada di peringkat bawah. Lebih lanjut ia berkata bahwa mereka telah kehilangan poin dengan cara yang bodoh. Tetapi, ia yakin bahwa musim depan, The Citizens pasti bangkit dan bisa menjadi lebih baik lagi.

Manuel Pellegrini berkata bahwa target penting mereka musim depan adalah untuk kembali meraih gelar. Dan ia yakin bahwa mereka tak terlalu jauh dari mendapatkan target tersebut. Kegagalannya dalam mempertahankan gelar juara, sempat membuat posisi pelatih asal Chili ini terancam. Bahkan sempat tersiar kabar bahwa Manchester City sudah mulai mencari pengganti pelatih berusia 61 tahun tersebut.

Mengenai rumor tersebut, Manuel Pellegrini berkata bahwa ia sama sekali tak pernah merasa ragu sepanjang musim ini. Ia juga menjelaskan bahwa ia selalu bicara dengan para pemilik klub, yang menurutnya bukanlah orang yang berpikir bahwa pelatih harus angkat kaki bila ia tak berhasil memberikan gelar juara. Sepertinya, Manuel Pellegrini yakin dengan posisinya sebagai pelatih.