Mario Goetze terlihat menunjukkan rasa kecewanya atas keputusan pelatih Pep Guardiola pada musim 2014- 2015 lalu. Ia merasa kecewa lantaran pelatih Bayern Muenchen tersebut tak menjadikannya pilihan utama saat Arjen Robben dan Franck Ribery sama- sama absen.

Salah satu contohnya adalah pada saat partai semi final Liga Champions, saat Bayern Muenchen berhadapan dengan Barcelona. Dalam pertandingan tersebut Mario Goetze menjadi cadangan. Mario Goetze hanya tampil selama 14 menit baik saat mereka bertemu di Allianz Arena ataupun di Camp Nou.

Bukan hal yang aneh bila akhirnya Mario Goetze merasa kecewa. Bahkan saat diwawancarai oleh Bild, agen Mario Goetze menyatakan bahwa kliennya tersebut merasa kecewa. Menurutnya sebagai seorang pemain Mario Goetze sempat berpikir kenapa ia tak menjadi pilihan utama pelatih Pep Guardiola.

Agen bernama Volker Struth ini berkata bahwa Mario Goetze memutuskan untuk merumput di Allianz Arena karena ia ingin bermain dalam sejumlah pertandingan penting dan meraih banyak gelar bersama klub raksasa Bundesliga tersebut.

Kendati mengalami rasa kecewa, Mario Goetze mengaku bahwa ia tak akan meninggalkan Allianz Arena. Bahkan kehadiran Douglas Costa di Die Rotten juga tak membuat mantan pemain Borussia Dortmund tersebut terpikir untuk meninggalkan Allianz Arena pada bursa transfer musim panas ini.

sbobet casino online

 

 

Mario Goetze Akan Terus Bekerja Keras

 

Volker Struth berkata bahwa Mario Goetze adalah seorang pemain sepak bola profesional yang selalu bekerja keras. Dan ia tak akan menyerah begitu saja dan meninggalkan Borussia Dortmund hanya karena kekecewaannya.

Mario Goetze sendiri saat ini masih berusia 23 tahun. Yang artinya masih ada banyak kesempatan untuknya. Sejauh ini ia telah bermain dalam 50 pertandingan pada tiap musimnya, dan ia telah mencicipi empat trofi selama berkarir di sepak bola.

Sang agen pun memiliki keyakinan bahwa saat kliennya itu sudah merasa nyaman, maka ia akan menunjukkan potensi terbaiknya. Bahkan mungkin saja pria yang berjasa membawa tim nasional Jerman memenangi Piala Dunai 2014 lewat gol tunggalnya ini akan disejajarkan dengan pemain terbaik dunia suatu hari nanti.