Martin Montoya memutuskan meninggalkan Barcelona dan bertabung bersama Inter Milan setelah lima belas musim merumput di Camp Nou. Namun Martin Montoya mengaku bahwa ia tak memiliki pilihan lain. Pasalnya ia sudah jarang mendapatkan kesempatan bermain di Barcelona.

Martin Montoya resmi menjadi pemain Inter Milan pada Jumat 3 Juli 2015 lalu. Bek muda asal Spanyol tersebut akan menjadi pemain pinjaman Inter Milan untuk dua musim mendatang. Akan tetapi Inter Milan memilki opsi untuk memermanenkannya pada tahun 2017 nanti.

Martin Montoya mengaku bahwa tidak mudah baginya untuk meninggalkan Barcelona, di mana tempat itu sudah menjadi rumahnya selama lima belas tahun. Akan tetapi saat ini ia berada di Inter mIlan dengan kepercayaan diri dan perasaan yang bahagia.

Martin Montoya mengaku bahwa ia ingin lebih banyak mendapatkan waktu bermain saat menggunakan seragam Inter Milan. Karena pengalaman jaran dimainkan saat masih berseragam Barcelona menurutnya sama sekali tidak menyenangkan.

 

Martin Montoya Butuh Waktu Beradaptasi

crownbola

 

Namun demikian Martin Montoya yakin bahwa ia masih butuh waktu untuk bisa beradaptasi dengan gaya bermain di Italia. Pasalnya selama lima belas tahun ia terbiasa dengan gaya permainan Spanyol yang tentu berbeda jauh dengan di Italia.

Menurut pandangan Martin Montoya baik bermain di Milan, Italia, tak akan memiliki banyak perbedaan dengan saat ia maish bermain di La Liga. Akan tetapi ia sadar bahwa di Italia lebih banyak menggunakan taktik. Walau begitu ia sadar bahwa nantinya Inter Milan akan bermain menyerang sebagaimana yang biasa ia lakukan saat masih berada di Barcelona.

Martin Montoya berkata bahwa ia terinspirasi oleh para pemain cepat dan kuat seperti Maicon dan Dani Alves. Menurutnya dirinya adalah pemain yang sangat menyerang dan ia menikmati permainan seperti itu.

Ia juga mengaku tak masalah bila harus bersaing untuk meraih tempat utama di skuad asuhan Roberto Mancini tersebut. Menurutnya sebelumnya ia juga bersaing dnegan banyak full back di Barcelona. Menurutnya pelatih nantinya akan melihat saat ia berlatih dan bertanding. Dan tentu pelatih akan membuat keputusan terbaik untuk Inter Milan.