Martunis, anak yang selamat dari bencara tsunami Aceh pada tahun 2004 silam diundang untuk mengikuti latihan bersama akademi klub Sporting Lisbon. Sebagai pengingat, Martunis kala itu ditemukan dengan menganakan kostum tim nasional Portugal.

Martunis diketahui sudah sampai di Sporting Lisbon sejak hari Senin 29 Juni 2015. Ia datang utnuk memenuhi undangan klub tersebut guna menghadiri acara bertajuk Gala Honoris Sporting pada hari Rabu 1 Juli 2015. Martunis pun kabarnya mendapatkan tawaran untuk berlatih di akademi klub tersebut.

Presiden Sporting Lisbon, Bruno de Carvalho mengatakan bahwa Martunis akan berada di akademi mereka. Dan ini adalah bagian dari pelayanan Sporting Lisbon untuk pengembangan diri seorang pemain sepak bola dan juga seorang manusia. Menurutnya, mewujudkan impian sesseorang dan membantunya menjadi kenyataan adalah salah saut peran klub Sporting Lisbon di masyarakat.

Martunis pun kabarnya menyambut gembira tawaran tersebut. Ia berkata bahwa dirinya senang berada di Sporting Lisbon yang telah memberikannya kesempatan. Pemuda kelahiran Banda Aceh 10 Oktober 1997 ini memang memiliki kedekatan khusus dengan klub Sporting Lisbon ini.

 

Martunis Masuk Ke Akademi Ronaldo

crownbola

 

Kapten tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo adalah pemain binaan klub tersebut. Martunis dan Cristiano Ronaldo bertemu pada bulan Juni 2005 saat ia dan ayahnya diundang langsung ke Portugal.

Sporting Lisbon memang punya kedekatan khusus dengan Martunis. Kapten tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, merupakan pemain binaan klub tersebut. Ronaldo bertemu Martunis pada Juni 2005 saat dia dan ayahnya diundang langsung ke Portugal. Dari situlah kedekatan Ronaldo dan Martunis dimulai.

Pada peringatan 10 tahun bencana tsunami pada haru Jumat 16 Desember 2014 lalu, Cristiano Ronaldo mengunggah foto Martunis dengan kostum Real Madrid bernomor punggu 7 miliknya. Melalui akin twitternya, Cristiano Ronaldo menulis bahwa dirinya telah bertemu dengan si pemberani yang selamat dari tsunami Asia 10 tahun yang lalu.

Tak sampai tujuh bulan setelah foto itu diunggah bocah pemberani ini memiliki kesempatan besar mengikuti jejak Cristiano Ronaldo. Bedanya, Cristiano Ronaldo masuk Akademi Sporting pada usia 12 tahun sementara Martunis lebih lambat lima tahun.