Paris Saint Germain melalui Presidennya, Nasser Al Khelaifi menegaskan bahwa klub tersebut tak akan menjual salah satu pemain mereka, yakni Edinson Cavani. Menurutnya Edinson Cavani adalah salah satu pemain penting Paris Saint Germian dan ia tak akan meninggalkan Prac des Princes pada bursa transfer musim panas nanti atau dalam waktu dekat ini.

Pernyataan itu diungkapkan oleh sang Presiden setelah Paris Saint Germain berhasil meraih trofi Pial Perancis usai mengalahkan Auxerre dengan skor 1-0 di Stade De France pada Sabtu 31 Mei 2015 lalu. Kemengan Paris Saint Germain ditentukan oleh gol torehan Edinson Cavani pada menit ke 60.

Beberapa waktu lalu, Edinson Cavani memang diberitakan tengah mempertimbangkan untuk pindah dari Paris. Salah satu alasan yang membuat striker asal Uruguay tersebut ingin hengkang adalah karena ia merasa frustasi lebih sering dimainkan sebagai pemain sayap.

Akan tetapi sang Presiden menegaskan bahwa pihaknya akan selalu mempertahankan pemainnya tersebut. Bahkan ia berkata bahwa Edinson Cavani akan tetapi di Paris Saint Germain dan tak akan pernah pergi. Menurutnya saat ini Edinson Cavani baik- baik saja di Paris. Ia juga menyebut Edinson Cavani sebagai penyerang terbaik di dunia.

 

Paris Saint Germain Cetak Sejarah Di Perancis

sbobet casino online

 

Edinson Cavani bergabung bersama Paris Saint Germain dari Napoli pada bursa tranfer musim panas 2013 lalu. Pemain berusia 28 tahuh ini telah mengemas 31 gol dari total penampilannya bersama Paris Saint Germain pada musim ini di semua kompetisi.

Paris Saint Germain yang baru saja meraih gelar Piala Perancis tersebut telah sukses mencetak sejarah karena menjadi klub Perancis pertama yang mampu mendapatkan tiga gelar domestik sekaligus dalam satu musim. Sebelumnya Paris Saint Germain telah meraih gelar Ligue 1 dan juga Piala Liga Perancis.

Dalam pertandingan final Piala Perancis tersebut, selama pertandingan Paris Saint Germain tercatat melepaskan enam tembakan titis dari total sembilan usaha dengan penguasaan bola sebesar 68 persen. Sementara lawan mereka, Auxerre menciptakan dua peluang emas dari total empat percobaan.