Paulo Sousa resmi menggantikan Vicenzo Montella, mengisi tempat pelatih Fiorentina. Poulo Sousa adalah legenda Portugal yang pada musim 2014- 2015 lalu melatih FC Basel. Melalui situs resmi mereka, Fiorentina mengumumkan kesepakatan yang telah mereka capai bersama Paulo Sousa unutk menjadi pelatih baru di tim utama.  Hal ini diumumkan oleh Fiorentina pada Minggu 21 Juni 2015 silam.

Dalam peryataan resmi mereka tersebut, Fiorentina juga menyebut bahwa Paulo Sousa akan tiba di Firenze pada keesokan harinya untuk menyelesaikan persoalan formalitas. Konferensi pers juga dilaksanak di Stadion Artemio Franchi pada Senin 22 Juni 2015.

Sejak hari pertama pemecatan Vicenzo Montella, pemain Juventus ini memang sudah dikaitkan dengan Fiorentina. Ia disebut- sebut sebagai kandidat kuat calon pelatih baru La Viola. Apalagi beberapa waktu sebelumnya ia juga sudah mengakhiri kontrak kerjanya bersama FC Basel, klub yang baru dilatihnya sejak musim panas tahun 2014 lalu.

Sebelum melatih FC Basel, Paulo Sousa juga tercatat sempat melatih sejumlah klub Liga Inggris. Di antaranya adalah Queens Park Rangers dan Leicester City.  Akan tetapi prestasi terbaik mantan pemain Si Nyonya Tua ini adalah saat ia menjuarai Liga Israel bersama Maccabi Tel Aviv pada musim 2013- 2014 lalu.

 

Paulo Sousa Tak Asing Dengan Serie A

sbobet casino online

 

Sebagai seorang pemain, wajah Paulo Sousa tentu tak asing lagi di Serie A. Sewaktu masih bermain sepak bola pada era 1990- an, Paulo Sousa tercatat pernah memperkuat tiga klub Serie A. Yaitu Juvenp=p=[tus, Inter Milan dan Parma.

Akan tetapi prestasi terbaiknya di Serie A adalah saat ia bermain dengan seragam Si Nyonya Tua. Bersama La Vecchia Signora ia berhasil meraih juara Liga Champions pada tahun 1996. Dan satu tahun setelahnya ia bermain bersama Borussia Dortmund. Dalam kesempatan itu ia juga lagi- lagi berhasil mendapatkan trofi Liga Champions dengan mengalahkan Juventus yang saat itu adalah lawan mereka di partai final.

Mengingat hal itu, tentu tak akan sulit bagi Paulo Sousa untuk menyesuaikan diri dengan permainan Serie A. Mengingat Italia bukan tempat baru lagi baginya.