Pelatih Tim Nasional Belanda Guus Hiddink dipecat beberapa hari yang lalu. Untuk mengisi tempatnya yang kosong, Asosiasi Sepak Bola Belanda menunjuk Danny Blind pada tanggal 1 Juli 2015. Danny Blind sebelumnya juga ditugaskan untuk mengontrol tim nasional Belanda saat berstatus tanpa pelatih. Maklum sebelumnya ia juga adalah asisten pelatih tim nasional Belanda.

Padahal sebelumnya diketahui bahwa pelatih tim nasional Belanda ini mendapatkan tawaran untuk masuk dalam jajaran staf pelatih Manchester United. Namun ia menolak tawaran tersebut lantara pria berusia 53 tahun ini berhasrat menjadi manajer atau pelatih utama di sebuah tim.

Danny Blind sendiri juga berstatus sebagai asisten pelatih Louis van Gaal saat tim nasional Belanda tampil pada Piala Dunia 2014 lalu. Saat pelatih tim nasional Belanda tersebut memutuskan untuk pindah ke Old Trafford ia berusaha untuk mengajak asistennya ini.

 

Pelatih Tim Nasional Belanda Adalah Jabatan Impian Danny Blind

 

crownbola

Pelatih tim nasional Belanda ini juga menjelaskan bahwa ia memang menerima tawaran fantastis dari Manchester United. Selain itu juga ada beberapa pembicaraan dengan The Red Devils dan Louis van Gaal beberapa kali tahun lalu. Akan tetapi ia mengaku selalu menolaknya. Padahal, putra Danny Blind sendiri, Daley Blind saat ini berstatus sebagai pemain Manchester United.

Danny Blind menjelaskan bahwa  ia memiliki ambisi. Dan baginya tak ada ambisi yang lebih indah selain menjadi pelatih tim nasional Belanda, negaranya sendiri. Kesabaran Danny Blind memang akhirnya berbuah manis. Ia meneruskan tugasnya sebagai asisten pelatih Guus Hiddink  dan naik pangkat sebagai pelatih tim nasional Belanda pada hari Rabu 1 Juli 2015 lalu. Tak lama setelah Guus Hiddink dipecat.

Akan tetapi saat ini walau sudah menjabat sebagai pelatih tim nasional Belanda yang baru, ia masih ditopang oleh susunan staf rezim Guus Hiddink. Ia sendiri mengaku belum ingin mengubah susunan staf pelatih tim nasional Belanda. Ia menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang terlebih dahulu ingin ia diskusikan dengan staf dan pemain terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan perubahan.