BANDAR BOLA

Pep Guardiola saat ini sudah menjadi salah satu pelatih terbaik di dunia. Predikat itu berhasil ia raih setelah hasil memuaskan yang ditunjukkannya saat menangani Barcelona dan juga klubnya saat ini, Bayern Muenchen. Pep Guardiola bisa dikatakan sebagai salah satu pelatih bertangan dingin saat ini.

Baru- baru ini, sebuah kisah menarik mengenai Pep Guardiola dibuka oleh manajer Arsenal, Arsene Wenger. Kisah menarik ini ia beberkan jelang pertemuan antara Arsenal dan Bayern Muenchen pada matchday keempat Liga Champions yang diadakan di Allianz Arena pada Kamis 5 November 2015 kemaren.

Dalam kisah itu, Wenger memaparkan bahwa Pep Guardiola sempat meminta bermain di bawah asuhannya dan bergabung bersama The Gunners tak lama setelah ia meninggalkan Barcelona.

Pep Guardiola saat ini memang dikenal sebagai salah satu pelatih bertangan dingin. Hal ini bisa dilihat dari prestasi yang ia torehkan saat melatih Barcelona dan Bayern Muenchen. Begitu juga halnya dengan karirnya sebagai seorang pemain sepak bola.

Pria berkepala plontos itu dulunya dikenal sebagai seorang gelandang bertahan luar biasa Barcelona. Namun ia memutuskan meninggalkan Camp Nou pada tahun 2001 dan kemudian bergabung bersama Brescia di Italia.

Arsene Wenger bercerita, kala itu, tepat setelah Pep Guardiola memutuskan hengkang dari Spanyol, mereka sempat bertemu di rumah Arsene Wenger. Menurut pelatih asal Perancis tersebut, kala itu Pep Guardiola mengutarakan keinginannya untuk bermain bersama The Gunners. Namun sayang, Wenger menolak lamaran Pep tersebut. Kemudian, karena penolakan inilah akhirnya Pep bergabung bersama Brescia.

Pep Guardiola Ditolak Arsene Wenger

Pep Guardiola saat itu berusia 31 tahun. Di mata Arsene Wenger, Pep adalah seorang pria dengan kepribadian luar biasa. Akan tetapi ia tak punya pilihan lain selain menolak permintaan Pep. Alasannya adalah karena saat itu ia maish memiliki Patrick Vieira dan Emmanuel Petit yang masih muda.

Apakah Arsene Wenger menyesal menolak Pep Guardiola? Tidak ada yang tau. Mungkin bila Arsene Wenger menerimanya saat itu, sekarang Pep tak akan menjadi salah satu pelatih sepak bola tersukses di dunia.