Podolski mengaku bahwa salah satu alasan utamanya pindah ke Galatasaray dan meninggalkan Arsenal adalah karena ia tak lagi mendapatkan jaminan bermain di Emirates Stadium. Padahal Lukas Podolski sangat membutuhkan jaminan bermain reguler dari pelatih Arsene Wenger karena itu adalah salah satu syaratnya untuk bisa membela tim nasional Jerman di Piala Eropa 2016 mendatang yang akan diadakan di Perancis.

Pada bulan Juni 2015 lalu, sempat menyatakan bahwa ia ingin bertahan di The Gunners. Akan tetapi secara mengejutkan, Lukas Podolski memutuskan untuk pindah ke Galatasaray pada hari Sabtu 4 Juli 2015 lalu.

Setelah melakukan pembicaraan terbuka dengan pelatih Arsene Wenger, Lukas Podolski mengaku bahwa ia akhirnya menyimpulkan bahwa lebih baik ia pindah dari The Gunners dan mencari klub baru yang bisa memberikan jaminan untuk tampil secara reguler.

Lukas Podolski menjelaskan bahwa setiap pemain tentu ingin bisa bermain di Piala Eropa 2016 membutuhkan waktu bermain yang pasti. Begitu juga dengan dirinya yang ingin tururt berlaga di turnamen tersebut. Tetap berada di Arsenal tak akan memberikannya kesempatan untuk itu dan karena itulah ia memutuskan untuk pindah ke Galatasaray.

 

Podolski Ingin Jatah Bermain Reguler

crownbola

 

Ia juga berpendapat bahwa tentu tim nasional Jerman tak akan bisa menjadi Juara Dunia bila saja mereka memulai turnamen tersebut dengan dua puluh orang pemain yang tak bermian secara reguler di klub mereka masing –masing.

Dan karena itulah Lukas Podolski menyatakan bahw aia tak berpikir dua kali saat tawaran dari Galatasaray datang.  Padahal ia juga mengakui bahwa sebelumnya ia sudah berpikir akan menjalani latihan pra musim di Arsenal mulai tanggal 10 mendatang. Akan tetapi segela sesuatunya hanya berubah dalam hitungan hari. Ia mengunjungi Turki dan menandatangani kontrak tersebut hanya dalam waktu 45 menit.

Lukas Podolski juga menyadari bahwa level Liga Turki tentu tidak sama dengan yang selama ini ia rasakan di Premier League. Akan tetapi perlu diingat bahwa Galatasaray juga bermain di Liga Champions. Galatasay juga diisi oleh banyak pemain bintang dan top dunia. Diantaranya ada Wesley Sneijder.