PSMS Medan tampaknya yakin bisa mencapai babak final Turnamen Piala Kemerdekaan yang digelar oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga pada bulan Agustus 2015 mendatang. Hal ini disampaikan oleh manajer mereka yang mengaku menargetkan untuk sampai ke partai final.

Manajer PSMS Medan, Andry Mahyar Matondang berkata bahwa turnamen ini akan sangat baik untuk PSMS Medan. Saat diwawancara di Medan pada Minggu 6 Juli 2015 lalu ia menjelaskan bahwa sembari menunggu kejelasan kompetisi profesional, pematangan dan evaluasi tim bisa mereka peroleh dari Turnamen Piala Kemerdekaan ini. Ia juga menjelaskan bahwa tim yang ia tangani tersebut menargetkan unutk lolos ke partai final, dan mudah- mudahan harapan tersebut bisa tercapai.

PSMS Medan sudah memastikan diri untuk ikut serta dalam Turnamen Piala Kemerdekaan ini. Tak hanya itu, Medan juga dipilih menjadi tuan rumah penyisihan Grup A  yang diisi oleh PSPS Pekanbaru, Persires, Kalteng Putra, Lampung FC dan Persitara Jakarta Utara.

Menurut Andry Mahyar, ditetapkannya Medan sebagai tuan rumah sudah ditentukan dalam workshop yang baru- baru ini diadakan di Jakarta. Walau sebelumnya diketahui terjadi perebutan antara Persitara Jakarta Utara dan Kalteng Putra.

 

PSMS Medan Ingin Evaluasi Skuad

crownbola

 

Ia menjelaskan bahwa setelah mereka mempresentasikan bahwa dari segi fasilitas di Medan, seperti halnya hotel yang menjadi syarat serta lapangan pendampin, Medan dianggap lebih kuat ketimbang dua kota kandidat lainnya.

Selain itu, Stadion Teladan saat ini sudah biesa menggelar pertandingan di malam hari. Kondisifitas penonton dan suporter juga mereka yakini kondusif dan tim transisi serta tim- tim di Grup A bisa menerima hal tersebut. Akhirnya Medan pun menjadi tuan rumah untuk Grup A.

Pada ajang Turnamen Piala Kemerdekaan ini PSMS Medan murni menjadikannya sebagai wadah untuk menguji kualitas tim. Apalagi sejak kisruh PSSI dengan Menpora, PSMS Medan terus melakukan latihan dengan beberapa orang pemain baru.

Terakhir, PSMS Medan telah menambah tujuh orang pemain dari klub Bintang Jaya Asahan dan Pro Duta. Dua di antara pemain tersebut adalah pemain senior, yaitu Legimin Rahardjo asal Pelita Bandung Raya atau PBR dan Wijay yang berasal dari Persikad Purwakarta.