Roberto Di Matteo, pelatih Schalke 04 memutuskan untuk meletakkan jabatannya. Hal ini dikonfirmasi secara resmi oleh klub Bundesliga tersebut pada Selasa 26 Mei 2015. Dengan mengundurkan dirinya Roberto Di Matteo ini, itu artinya ia bertahan tak lebih dari satu tahun di Gelsenkirchen. Terhitung, mantan pelatih Chelsea ini hanya tujuh bulan menangani Schalke.

Sebelumnya sejumlah laporan pada minggu ini menyebutkan bahwa pelatih berusia 44 tahun tersebut dipecat. Akan tetapi klub membantah hal tersebut dan memberikan konfirmasi bahwa pria asal Italia tersebut sendirilah yang membuat keputusan untuk mundur, menyusul kinerjanya yang kurang bagus sepanjang musim 2014- 2015 ini.

Hal ini diungkapkan oleh direkrtur olah raga Schalke, Horst Heldt. Ia menjelaskan bahwa selama ini Roberto Di Matteo selalu memikirkan klub. Dan ia sama sekali tak dipecat oleh klub, namun memutuskan untuk mengundurkan diri.

Schalke berada di peringkat ke 11 Bundesliga saat Roberto Di Matteo mulai menanganinya pada bulan Oktober tahun lalu. Dan ia berhasil memimpin Schalke menembus babak 16 besar Liga Champions, walau akhirnya mereka disingkarkan oleh Real Madrid.

 

Roberto Di Matteo Memutuskan Untuk Mengundurkan Diri Karena Tak Puas

crownbola

 

Namun sayang, untuk musim depan, Schalke hanya akan menjadi penonton Liga Champions, karena mereka tak mampu meraih tiket ke kompetisi paling bergengsi antar klub di Eropa tersebut. Schalke mengakhiri musim ini di posisi keenam.

Roberto Di Matteo sendiri berkata bahwa ia tak hanya melihat ke belakang selama tujuh bulan terakhir ini, akan tetapi mereka juga melihat ke depan untuk musim yang akan datang.  Ia juga berpendapat bahwa awal yang baru adalah hal yang saat ini bisa menjadi solusi bagi semua pihak yang terlibat. Baginya, beban pada paruh kedua musim lalu sama sekali tak memuaskan, dan karena itu ia tak bisa menjamin bahwa ia bisa memimpin klub dalam meraih kesuksesan.

Roberto Di Matteo berkata bahwa itu adalah alasan utamanya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pelatih Schalke. Masih belum jelas ke mana Roberto Di Matteo selanjutnya, setelah ia meninggalkan Schalke. Begitu juga dengan pelatih yang akan mengisi posisinya setelah ia pergi nantinya.