BANDAR BOLA

Sevilla, mendapatkan gelar juara Liga Eropa musim 2014-15 setelah menundukkan Dnipro Dnipropetrovsk dengan hasil skore 3-2 pada final kamis 28may dini hari. Pelatih Sevilla, Unai Emery merayakan kemenangan mereka dengan sangat emosional, semua dikarenakan Emery mempersembahkan gelar tersebut untuk mendiang ayahnya yang baru saja meninggal dunia.

Kebahagiaan Sevilla tidak mampu terbendung, Ever Banega gelandang asal Argentina menyatakan ia sangat bahagia kemenangan tersebut mereka dapat berkat hasil kerja keras tim mereka selama ini.

Unai Emery merayakan kemenangan dengan mengenang sang ayah yang baru berpulang. Emery bercerita mereka didorong untuk meraih kemenangan penting ini. Emery juga berterima kasih kepada semua supporter dan warga Sevilla atas dukungan luar biasanya.

Kami tahu pertandingan akan berjalan sangat sulit. Tapi inilah final. Kami tenang dan fokus meski mereka sudah mencetk goal kami tetap bisa membalikkan keadaan. ucap Ever Banega kepada agen prediksi bola.

Semua pemain Sevilla bekerja keras untuk mencapai final, saat final semua keluarga serta sahabat pemain juga hadir distadium untuk memberi dukungan, semua kemenangan Sevilla juga tidak lepas dari pelatih Emery yang hebat serta bisa mengeluarkan potensi terbaik timnya.

Saya senang bisa melihat semua orang berbahagia dan bekerja keras untuk mencapai juara, saya juga memberi ucapan selamat kepada Dinpro atas permainan yang sangat bagus diturnamen Liga Eropa. Ucap Unai Emery kepada agen sbobet.

Persaingan antar pemain seville sangatlah kompetitif dan sehat. Jika seorang pemain sangat berpotensi meskipun ia hanyalah seorang pendatang baru tetap akan mendapatkan kesempatan bermain, bahkan sampai difinal dan akhirnya bersama mencapai juara Liga Eropa bergengsi.

Keberhasilan ini membawa Sevilla sebagai raja Liga Eropa dengan koleksi empat Trofi. Kesuksesan ini merupakan hasil kedua peraihan oleh Emery setelah mendapat hasil yang sama seperti musim lalu. Sevilla juga mendapat hak tampil di Play Off Liga Champions musim depan.

Hasil ini bagai sebuah mimpi juga hal yang mengejutkan untuk Dnipro. Myron Markevych lantas akui kekalahan karena faktor pengalaman, dimana sevilla lebi berpengalaman sebagai mantan juara.