Stevan Jovetic, gelandang anyar Inter Milan mengaku dirinya optimis klubnya akan bisa finis di tiga besar Serie A musim 2015- 2016 ini. Dengan demikian, mereka akan dapat turut berlaga di Liga Champions musim depan.

Terakhir kali Inter Milan turut berkompetisi di Liga Champions adalah pada tahun 2011- 2012 lalu. Padahal di musim sebelumnya, yaitu tahun 2010, Inter Milan berhasil menyabet gelar juara kompetisi paling tinggi antar klub Eropa tersebut.

Stevan Jovetic yang baru bergabung bersama Inter Milan pada jendela transfer musim panas 2015 ini berpendapat bahwa klub barunya setidaknya bisa berada di peringkat ketiga Serie. A. menurutnya ada banyak tim bagus di liga ini, akan tetapi Inter Milan juga tak kalah bagus, di samping mereka adalah tim yang kuat.

Ia juga mengakui bahwa tekanan dalam sepak bola selalu ada, dan ia merasakannya di mana saja. Baik di Inter Milan atau pun di klub- klub yang ia bela sebelumnya.

Stevan Jovetic Jadikan Masa Sulit Di Inggris Sebagia Pengalaman

Stevan Jovetic mengaku, yang bisa ia lakukan hanya fokus sambil menampilkan permainan terbaiknya. Menurutnya, hal tersebut akan berperan besar dalam mendongkrak rasa percaya diri yang dimilikinya. Stevan Jovetic sendiri sebelumnya mengalami masa- masa yang cukup berat saat bermain di Inggris bersama Manchester City. Namun baginya, hal tersebut justru adalah pengalaman yang penting untuk perkembangan karirnya dan juga dirinya secara pribadi.

sbobet casino online

Stevan Jovetic adalah pemain asal Montenegro berusia 25 tahun. Ia bergabung dengan Inter Milan dari Manchester City dengan kontrak berdurasi empat tahun. Salah satu alasan pemain ini pindah dari Etihad Stadium ke Giuseppe Meazza adalah fakta bahwa ia tak mendaptakan kesempatan bermain dalam tim utama pilihan pelatih Manuel Pellegrini.

Menurutnya, saat mengetahui dirinya tak masuk dalam daftar pemain yang akan dibawa oleh manajer Manuel Pellegrini ke Liga Champions, dirinya tau bahwa sudah waktunya berganti klub. Selanjutnya, ia memutuskan untuk bergabung bersama Inter Milan.

Walau tak bersinar di Manchester City, semoga saja, Stevan Jovetic bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya di bawah asuhan pelatih Roberto Mancini.