Steven Gerrard, gelandang veteran Inggris mengaku bahwa ia telah siap bersaing dengan Frank Lampard  dan Andrea Pirlo di kompetisi Major Leagus Soccer Amerika Serikat pada musim mendatang.

Memang sebelumnya mantan kapten Liverpool tersebut telah resmi hengkang dari Anfield Stadium dan memutuskan untuk bergabung bersama Los Angeles Galaxy di Major League Soccer Amerika Serikat. Sementara itu, Frank Lampard dan Andrea Pirlo sendiri saat ini berstatus sebagai pemain New York City FC.

Dalam sebuah wawancara, Steven Gerrard berkata bahwa pada dasarnya ia menyukai persaingan. Baik itu persaingan individu atau pun persaingan tim. Menurutnya, sepanjang karirnya ia sudah terbiasa dengan hal tersebut.

Steven Gerrard juga mengaku bahwa ia sudah siap sepenuhnya untuk bersaing dengan para gelaandang lainnya di Major Leagus Soccer. Termasuk berhadapan dengan Andrea Pirlo yang memang baru saja diperkenalkan oleh New York City FC sebagai pemain ternyar mereka. Steven Gerrard mengaku ia yakin dan percaya diri.

 

Steven Gerrard Percaya Diri

crownbola

 

Steven Gerrard juga berkata bahwa mereka layak untuk bersaing satu sama lain di Major League Soccer. Ia mengaku merasa percaya diri untuk bersaing dengan siapa pun di Amerika Serikat. Namun tentu bila persaingan ini adalah persaingan yang sehat dan menarik. Steven Gerrard tampaknya memang sudah tak sabar menantikan momen untuk segera berhadapan dengan Frank Lampard dan gelandang lainnya di Major League Soccer.

Steven Gerrard dan Frank Lampard memang sudah sering bersaing di Premier League. Mereka selalu menjadi simbol persaingan antara Chelsea dan Liverpool. Sementara itu, dengan Andrea Pirlo, Steven Gerrard pernah berduel  pada Liga Champions tahun 2005 dan 2007.

Mantan kapten tim nasional Inggris ini memutuskan untuk meninggalkan Liverpool setelah membela klub tersebut sejak berusia 9 tahun. Sebelum memutuskan untuk pindah ke Los Angeles Galaxy, The Reds adalah satu- satunya klub Steven Gerrard, bahkan sejak ia berada di akademi sepak bola. Namun menjelang gantung sepatu beberapa tahun lagi, ia memutuskan untuk mencoba petualangan baru di liga baru. Lantaran ia tak ingin melawan Liverpool yang menurutnya akan selalu berada di hatinya.