Theo Walcott berpendapat bahwa performa Arsenal pada musim ini jauh lebih baik ketimbang musim lalu. Ia pun meyakini bahwa saat ini adalah musim terbaiknya selama ia bermain bersama The Gunners.

Saat diwaancarai oleh Talk Sport, Theo Walcott berkata bahwa finis di tempat ketiga adalah satu langkah maju untuk Arsenal di bandingkan dengan apa yang mereka capai tahun lalu. Memang, dua musim sebelumnya, Arsenal selalu finis di peringkat keempat Premier League. Dan dengan kenaikan satu peringkat, tahun ini The Gunners bisa terhindar dari laga kualifikasi Liga Champions pada awal musim nanti.

Walau begitu, Theo Walcott juga mengaku bahwa ia masih merasa belum puas atas prestasi tersebut. Sejak ia bergabung dengan Arsenal pada bursa transfer musim dingin tahun 2006 lalu, pretasi tertinggi Theo Walcott bersama Arsenal memang finis di peringkat ketiga Premier League. Menurut pendapatnya, Arsenal harusnya bisa menjadi penantan serius dalam perebutan gelar juara.

Lebih lanjut, Theo Walcott berpendapat bahwa komposisi The Gunners pada musim ini adalah yang terbaik selama hampir sepuluh tahun ia berkarir di Emirates Stadium.  Sebelumnya pada pertandingan melawan West Bromwich Albion minggu lalu, Theo Walcott berhasil mencetak tiga gol.

 

Gol Theo Walcott Antarkan Arsenal Juara Piala FA

sbobet casino online

 

Arsenal sendiri baru berhasil mendapatkan gelar Piala FA, setelah mereka berhasil mengalahkan Aston Villa dengan skor 4-0 pada partai final yang berlangsung  di Stadion Wembley pada 30 Mei 2015 lalu. Dengan kemenangan ini, The Gunners berhasil melampaui Manchester United. Sebelumnya dua tim ini sama- sama mengoleksi 11 kali kemenangan di Piala FA. Dengan kemenangan ini Arsenal menjadi tim paling sering memenangi Piala FA dengan total 12 kemenangan.

Pada pertandingan tersebut, pelatih Arsene Wenger memainkan Theo Walcott sejak menit pertama alih- alih Oliver Giroud. Dan keputusan itu terbukti sangat tepat karena ia berhasil menambah gol Arsenal pada menit ke 40. Gol tersebut bermula dari umpan silang Nacho Monreal ke dalam kotak penalti lawan yang berhasil dikonversikan dengan tepat oleh Theo Walcott.