Thomas Mueller, pemain serba bisa Bayern Muenchen berkata bahwa saat ini timnya terus berkembang di bawah asuhan pelatih Pep Guardiola. Thomas Mueller berpendapat bahwa Pep Guardiola adalah satu- satunya pelatih yang tepat untuk menggantikan Jupp Heynckes pada tahun 2013 lalu.

Thomas Mueller tampaknya tak terlalu menghiraukan prestasi. Sebagai catatan, Jupp Heynckes menutup karirnya di Allianz Arena dengan treble winners. Namun Pep Guardiolan sejauh ini hanya bisa mendominasi ajang domestik saja. Walau tak terlalu buruk, musim ini Bayern Muenchen juga tak mendapatkan hasil yang terlalu bagus.

Thomas Mueller berkata bahwa siapa pun pengganti Jupp Heynckes pergi ia haruslah seseorang yang sangat optimis. Pasalnya melampaui treble winners adalah hal cukup sulit. Namun Pep Guardiola mau menerima kesempatan itu. Lebih lanjut ia berkata bahwa saat ini menurutnya Pep Guardiola sudah berhasil, dan ia yakin bahwa sang pelatih akan terus melanjutkan hal yang sudah ia kerjakan. Ia juga berkata bahwa baik dirinya atau pun rekan- rekannya di Bayern Muenchen menyadari betapa hebatnya Pep Guardiola. Mereka juga tau gaya permainan seperti apa yang disukai oleh sang pelatih.

 

Thomas Mueller Belajar Banyak Dari Pep Guardiola

 

crownbola

Tak hanya sebagai suatu tim, Thomas Mueller juga mengaku dirinya berkembang secara individu di bawah arahan Pep Guardiola. Menurutnya hal ini karena Pep Guardiola telah memberikan kepercayaan yang besar padanya. Hal ini dapat dilihat pada catatan penampilan Thomas Mueller di Bundesliga yang selalu melampaui 3.000 menit dalam tiga musim terakhir ini.

Pemain tim nasional Jerman ini juga berkata bahwa baik Pep Guardiola ataupun Jupp Heynckes memiliki peran yang sangat besar dalam perkembangannya sebagai seorang pemain sepak bola. menurutnya, Jupp Heynckes telah memberika saran terbaik mengenai cara mencetak gol. Sementara itu Pep Guardiola telah mengajarkannya banyak hal.

Pep Guardiola memang disebut- sebut sebagai salah satu pelatih hebat di dunia sepak bola. sebelumnya ia telah melatih Barcelona dan mencetak berbagai prestasi bersama klub Spanyol tersebut. Setelah memutuskan untuk berhenti dari Barcelona, Pep Guardiola memilih Jerman sebagai markas barunya.