Turnamen Piala Kemerdekaan yang digagas oleh Tim Transisi bentukan Kementrian Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora mendapatkan tambahan tiga peserta lagi yang berasal dari Divisi Utama.

Koordinator Pokja Komunikasi Tim Transisi, Cheppy T Wartono mengatakan bahwa ketiga klub tersebut telah mengirimkan surat keikutsertaan mereka secara resmi pada pihak penyelenggara. Mereka adalah Persis Solo, PSIS Semarang dan Persiba Bantul.

Sebelumnya sudah ada 20 klub yang memastikan akan ikut dalam Turnamen Piala Kemerdekaan yang akan bergulir mulai tanggal 1 Agustus 2015 mendatang ini. Awalnya, Turnamen Piala Kemerdekaan ini akan terbagi menjadi tiga grup. Akan tetapi dengan tambahan tiga klub sebagai peserta makan pembagian jumlah grup pun memiliki peluang untuk ditambah.

Masalah juga timbul saat beberapa kalangan menyebut bahwa Lampung FC dan Persitara Jakarta Utara adalah klub kloningan. Akan tetapi Cheppy mengaku bahwa hal tersebut tidak akan dipermasalahkan lebih lanjut.

Ia justru menyebut bahwa Lampung FC sebelumnya adalah klub yang disingkirkan oleh PSSI. Mereka disingkirkan oleh otoritas sepak bola tertinggi Indonesia tersebut karena tidak mau menyetorkan uang sebesar 500 juta pada PSSI. Lampung FC sebelumnya memenangkan Divisi Satu dan kemudian mereka berhasil naik ke Divisi Utama. Akan tetapi akhirnya mereka disingkarkan karena menolak membayar sejumlah uang.

crownbola

 

Turnamen Piala Kemerdekaan Berhadian 500 Juta

 

Selain itu, Pihak Tim Transisi masih belum mau berkomentar lebih detil mengenai keikutsertaan klub Indonesia Super League atau ISL. Menurut Cheppy, hal tersebut terjadi karena mereka maish membicarakan masalah match fee yang akan diterima oleh klub dari kasta tertinggi di Tanah Air tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa ada tiga tim Indonesia Super League yang kabarnya akan turut serta dalam Turnamen Piala Kemerdekaan. Akan tetapi mereka maish menunggu hasil rapat dengan promotor yang akan menggelar turnamen Piala Indonesia Satu.

Turnamen Piala Kemerdekaan menjanjikan hadiah sebesar 500 juta rupiah untu tim yang menang. Selain itu, pada babak penyisihan nanti, setiap klub akan mendapatkan match fee sebesar 50 juta rupiah. Dan jumlah tersebut akan terus meningkat bila mereka berhasil lolos ke babak berikutnya