Valentino Rossi serius menghadapi lomba di sirkuit Mugello pekan ini. Meskipun saat ini Rossi memimpin perolehan point sementara dengan 102 point, selisih 15 point dai Jorge Lorenzo. Tetapi hal tersebut tidak mengganggu konsentrasi Valentino Rossi. Ia hanya fokus supaya bagaimana dapat menang di balapan kandang nanti. Awal musim ini petanda bagus bagi team Yamaha, dimana ke dua pembalap nya menduduki posisi 1-2 pada klasemen sementara.

Kebangkitan Ducati pada musim ini dengan menempatkan Andrea Dovizioso pada peringkat 3 lalu juga Andrea Ianonne pada peringkat 5, membuat persaingan menuju gelar juara dunia semakin seru. Moto Gp kali ini tidak lah membosankan seperti tahun sebelum nya dimana persaingan hanya dikuasai oleh 2 team pabrikan saja, yaitu Yamaha dan Honda. Ditambah dominasi Marc Marquez di musim kemarin dengan menjuarai 10 dari 13 seri balapan yang digelar.

Marquez untuk sementara ini berada pada posisi ke empat dengan jumlah 69 point, selisih 33 angka dari pemimpin klasemen. Pabrikan Honda nampak nya mengalami kesulitan pada keseimbangan mesin, seiring berubah nya peraturan lomba untuk musim 2014-2015, Honda belum menemukan kombinasi setelan mesin yang tepat.

 

Valentino Rossi lemah saat kualifikasi

Pabrikan asal Yamaha pun tidak luput dari kesulitan dalam menemukan setelan mesin terbaik. Valentino Rossi selalu lemah saat babak kualifikasi, pole position seringkali dikuasi oleh team pabrikan Honda atau Ducati.

crownbola

” Menempati start dari baris 1 atau 2 sangatlah penting bagi lomba ini, dikarena kan banyak pembalap yang cepat, maka start dari pole position adalah salah satu faktor penunjang agar kita bisa menjadi juara, meskipun pada saat lomba segala kemungkinan lain akan tetap terjadi’ kata Valentino Rossi kepada agen prediksi bola.

Sementara itu sang juara bertahan Marc Marquez mengatakan bahwa ia tetap percaya pada kemampuan mesin Honda. Meskipun team belum memiliki setelan mesin terbaik, dengan kerja keras terus menerus memperbaiki masalah mesin, niscaya lambat laun kami bisa mendominasi lomba kembali, seperti yang telah dilakukan nya pada musim kemarin. Waktu terlalu sempit menjadi kendala bagi team Honda agar dapat melakukan perbaikan,tetapi semua team dan pembalap sama-sama bekerja sama untuk mendapatkan hasil yang maksimal.