Vardy pada musim sebelumnya bukanlah siapa-siapa serta hanya pemain biasa, setelah dilatih oleh Claudio Ranieri yang kini menjadi manajernya sekarang Jamie Vardy telah berubah drastis dengan penampilannya cukup baik serta bisa membawa Leicester City menjadi tim juara untuk pertama kalinya serta menjadi pemain terbaik di Leicester City & menjadi topskorer.

Kini Vardy telah menjadi motivasi dalam rangka tidak takut pantang mundur serta jangan pernah takut bermimpi. Jamie memang menunjukkan penampilan yang cukup fenomenal musim ini dan dia juga telah mengumpulkan 24 gol setara dengan milik Sergio Aguero (Citizens), diperkirakan oleh tim agen prediksi bola bahwa kalah dari topskorer pemain asal Tottenham Hotspur yaitu Harry Kane. Dinyatakan bahwa dia sempat menjadi topskorer sementara ditengah-tengah kompetisi hingga donasinya sempat tertunda diawal tahun ini.

Dalam musim kini prestasinya sudah meningkat serta dinyatakan oleh agen bola Vardy pemain terbaik Liga Inggris musim ini. Dia telah mengalahkan sembilan nomine lain termasuk beberapa rekan satu timnya yang masuk daftar tersebut diantaranya adalah Riyad Mahrez, N’Golo Kante, Kasper Schmeichel serta Wes Morgan.

Vardy Semakin Terbaik Di Liga Inggris

Vardy pada sebelumnya tidak mempunyai penampilan sebagus saat ini bahkan empat tahun lalu, disaat para atlet serta pesepakbola ada dalam usia emas, dia bukanlah pemain liga & sempat menjadi pekerja paruh waktu di sebuah pabrik alat kesehatan. Kontribusi Jamie tersebutpun berimbas signifikan untuk tim The Foxes. Kini Leicester City yang baru merasakan dua musim Premier League menjadi juara musim ini.

“Itu sungguh luar biasa. Perjalanan Jamie itu menjadi sebuah pesan kepada para pemain nonliga kalau ini adalah cabang olahraga bisa dikatakan cukup bagus & ajang publitas bagi semua orang. Setiap orang bisa membuat kesalahan, tetapi saat anda ingin membuat sesuatu maka anda hanya perlu yakin dan sesuatu bakalan terjadi.” Ucap Claudio Ranieri dikutip oleh agen bola terpercaya.

sbobet casino online

Ranieri bisa dikatakan dengan reputasi sebagai Mr. Runner-up itu sudah terhapus begitu juga pula dengan Jamie serta Leicester. Untuk pertama kali Claudio Ranier berhasil membawa sebuah tim meraih kemenangan juara liga.